PEMALANG, JURANEWS.ID – Dedikasi puluhan pendonor darah sukarela (DDS) di Kabupaten Pemalang mendapat apresiasi. Sebanyak 38 pendonor yang telah 50 kali berdonor dan 10 pendonor yang telah 75 kali berdonor menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Malam Wungon dan Penghargaan Relawan DDS yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT PMI ke-81.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, mewakili Plt. Bupati Pemalang bersama perwakilan Forkopimda, menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada para pendonor.
Selain pendonor yang telah mencapai 50 dan 75 kali donor, PMI Kabupaten Pemalang juga memberikan penghargaan kepada mereka yang telah 25 kali mendonorkan darah.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi dan kepedulian para pendonor dalam membantu sesama melalui donor darah.
Sekda Pemalang: Bukan Sekadar Seremoni
Sekda Pemalang Bagus Sutopo mengatakan kegiatan Malam Wungon diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni pemberian penghargaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut harus memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Untuk yang hadir di sini, saya yakin dan percaya, terutama relawan donor darah maupun relawan kebencanaan, sudah dengan sukarela memberikan keikhlasan lahir dan batinnya untuk kemanusiaan,” ujar Bagus.
Ia menilai para pendonor dan relawan telah memberikan kontribusi nyata melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan secara sukarela.
Bagus berharap penghargaan yang diberikan kepada para pendonor dapat menjadi pemicu semangat bagi generasi muda untuk memiliki kepedulian serta jiwa pengabdian terhadap sesama.
“Harapannya penghargaan yang diberikan ini dapat memicu semangat anak-anak muda, generasi kita ke depan, punya pemikiran dan mindset yang sama, artinya memberikan jiwa raganya, pengabdiannya untuk kemanusiaan,” kata Bagus.
Menurutnya, konsistensi para pendonor dalam mendonorkan darah dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Selain menjadi ajang penghargaan, Malam Wungon juga menjadi momentum untuk berbagi energi positif kepada generasi penerus.
Bagus mengatakan kegiatan tersebut sekaligus dapat digunakan untuk melakukan evaluasi dan muhasabah terhadap berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilaksanakan.
Dengan demikian, kegiatan relawan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Pemalang.
38 Pendonor 50 Kali dan 10 Pendonor 75 Kali Donor
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Pemalang Akhmad Patah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pendonor darah sukarela yang selama ini konsisten mendonorkan darah.
Ia menjelaskan, para pendonor yang telah mencapai 50 kali dan 75 kali donor darah turut diundang dalam kegiatan tersebut karena nantinya akan mengikuti agenda silaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah pada 29 September 2026.
“Biasanya Wungon hanya 80 orang, hari ini kurang lebih sekitar 250 orang hadir,” jelas Akhmad Patah.
Jumlah kehadiran tersebut menunjukkan antusiasme relawan dan para pihak yang terlibat dalam kegiatan PMI Kabupaten Pemalang.
Akhmad Patah juga menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Pemalang selaku pelindung serta jajaran Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Pemalang atas dukungan dan pembinaan yang diberikan.
Ia memastikan PMI Kabupaten Pemalang terus menjalankan tugas pelayanan kemanusiaan, termasuk dalam penyediaan stok darah dan penanganan kebencanaan.
“Alhamdulillah PMI tidak ada kendala dan lain sebagainya, baik stok darah, kebencanaan, kami siap,” pungkasnya.
(*)











Komentar