SEMARANG, JURANEWS.ID – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui pencapaian sembilan dosen yang menerima Surat Keputusan (SK) jabatan akademik Lektor Kepala dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026).
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya Unwahas meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus memperkuat mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sembilan dosen Unwahas yang menerima SK Lektor Kepala yakni Dr. Anita Dwi Puspitasari, S.Si., M.Si.; Dr. Darmanto, S.T., M.Eng.; Ersila Devy Rinjani, M.Pd.; Dr. Fitria Martanti, M.Pd.; Dr. Indah Hartati, S.T., M.T.; Dr. Ir. M. Subchan Mauludin, S.T., M.T., IPP.; Dr. Mokhamad Arwani, S.Pd.I., S.E., M.M.; Dr. Muhammad Takhim, S.E., M.Si.; serta Ulya Himawati, M.Pd.
Wakil Rektor II Unwahas, Dr. Hj. Khanifah, S.E., M.Si., Akt., CA, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.
“Pencapaian jabatan akademik Lektor Kepala oleh sembilan dosen Unwahas merupakan hal yang patut kita syukuri. Ini menjadi bukti pentingnya komitmen dan kerja berkelanjutan dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi,” ungkapnya.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kontribusi bagi kemajuan universitas.
Menurut Khanifah, pengembangan sumber daya manusia merupakan aspek strategis dalam membangun perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing. Peningkatan jabatan akademik dosen juga perlu diiringi penguatan tata kelola institusi, kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Para dosen yang telah mencapai jenjang Lektor Kepala diharapkan mengambil peran lebih besar dalam membangun budaya akademik yang unggul, memperluas kolaborasi penelitian, meningkatkan publikasi ilmiah, serta membimbing generasi akademisi berikutnya.
“Harapan kami, capaian ini tidak hanya menjadi prestasi individual, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi institusi. Semakin kuat kualitas dosen, semakin besar pula peluang universitas untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dari sisi pengelolaan sumber daya manusia, Kepala Kepegawaian Unwahas, Kartika Rizki S., S.E., M.Ak., menegaskan bahwa pengembangan jabatan akademik merupakan bagian penting dari pembinaan karier dosen.
Menurutnya, proses tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, pemenuhan persyaratan sesuai ketentuan, serta koordinasi antara dosen dan unit terkait di lingkungan universitas.
“Kami menyambut baik pencapaian sembilan dosen Unwahas yang memperoleh SK Lektor Kepala. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan dan pendampingan karier dosen, sehingga pengembangan jabatan akademik dapat berjalan secara terencana, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kartika menjelaskan, pengembangan karier dosen berkaitan dengan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, pemenuhan persyaratan administrasi, serta rekam jejak akademik sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, sinergi antara dosen, program studi, fakultas, dan unit kepegawaian menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan jenjang jabatan akademik.
Ke depan, Unwahas diharapkan terus mendorong para dosen mengembangkan kompetensi dan meningkatkan jenjang karier akademik. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia sekaligus mendukung peningkatan mutu dan reputasi institusi.
Jabatan akademik Lektor Kepala merupakan salah satu jenjang penting dalam karier dosen. Pada jenjang ini, dosen diharapkan semakin berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pencapaian sembilan dosen tersebut, Unwahas menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.
Dengan pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah, Unwahas terus berupaya menjadi perguruan tinggi yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
(*)








Komentar