JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi generasi muda Indonesia.
Ratusan mahasiswa penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mengikuti kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Program Beasiswa KIP Kuliah Aspirasi, yang digelar bekerja sama dengan Anggota DPR RI Komisi X, di Aula Fakultas Kedokteran Unwahas Kampus II, Kamis (9/10) pagi.
Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, memastikan penyaluran beasiswa berjalan tepat sasaran, sekaligus menanamkan semangat kontribusi bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Kami sampaikan bahwa penerima beasiswa ini harus aktif dalam perkuliahan dan menjaga nilai akademiknya,” ungkapnya.
Prof. Helmy menambahkan, salah satu alumni Unwahas saat ini bahkan dipercaya menjadi Ketua Mahasiswa KIP Kuliah tingkat Nasional, sebagai bukti nyata kontribusi mahasiswa Unwahas di kancah nasional.
“Kami berterima kasih kepada DPR RI atas dukungan penuh terhadap mahasiswa kami. Unwahas terus melakukan pembinaan rutin agar para penerima KIP Kuliah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat pengabdian sesuai dengan nilai-nilai universitas,” pungkasnya.
Hadir sebagai narasumber utama, H. Agung Widyantoro, SH., M.Si, Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI periode 2024–2029, menegaskan bahwa program KIP Kuliah merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.
“Beasiswa KIP Kuliah adalah amanah rakyat yang harus dijaga dengan prestasi. Anda adalah mahasiswa terpilih yang diberikan kesempatan untuk mengubah nasib keluarga dan menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.
Agung juga mengingatkan para mahasiswa agar tidak hanya mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, tetapi juga aktif dalam organisasi serta mengasah keterampilan non-akademik sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan pengabdian sosial.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unwahas, Dr. Ratih Pratiwi, S.Pd., M.Si., MM, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk monitoring dan pemeliharaan semangat mahasiswa penerima KIP Kuliah.
“Ini wujud komitmen kami dalam memberikan hak dan kewajiban kepada penerima beasiswa, serta memastikan mereka mendapat informasi dan pembinaan yang dibutuhkan. Harapannya, mereka dapat berkontribusi maksimal baik di kampus maupun dalam pembangunan bangsa,” jelasnya.
Dengan kolaborasi antara Unwahas dan DPR RI, diharapkan program KIP Kuliah tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga sarana pembentukan karakter mahasiswa yang unggul, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan bagi Indonesia.
(*)









Komentar