JURANEWS.ID, JEPARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VII dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah II, Andhika Satya Wasistho, menyalurkan satu unit ambulans kepada Komunitas Relawan Jepara (KRJ) dan Komunitas Disabel Jepara, Rabu (15/10/2025) pagi.
Penyerahan dilakukan di rumah Sadifa, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Bantuan tersebut disebut Andhika bukan sekadar simbolik, melainkan hasil pembicaraan panjang yang berakar dari kebutuhan nyata masyarakat difabel di Jepara.
“KRJ dan Komunitas Disabel ini bukan hanya ada, tapi benar-benar hadir dan siap sedia untuk masyarakat,” ujar Andhika seusai penyerahan bantuan.
Menurutnya, kiprah kedua komunitas tersebut telah melampaui wilayah Jepara, bahkan menjangkau masyarakat di luar daerah.
Karena itu, ia menilai aksi sosial seperti ini seharusnya mendapat dukungan lebih luas, bukan hanya dari anggota DPR RI, tetapi juga dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga DPRD setempat.
“Semakin banyak yang membantu, saya pribadi justru lebih senang. Tidak menutup kemungkinan, walaupun saya dari Fraksi Golkar, jika ada fraksi lain ikut membantu tentu sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat Jepara,” ungkapnya.
Andhika menegaskan, keberlanjutan gerakan sosial seperti ini membutuhkan kolaborasi dan dukungan lintas sektor.
“Komunitas ini tidak bisa bekerja sendirian. Perlu ada bantuan dan perhatian khusus dari pemerintah kabupaten, provinsi, dan DPRD. Ini penting agar komunitas tetap eksis dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Sadifa Jepara, Muji Waluyo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Ambulans ini sangat bermanfaat untuk teman-teman difabel yang membutuhkan transportasi ke klinik atau tempat pengobatan,” ujarnya.
Saat ini, Komunitas Sadifa memiliki sekitar 150 anggota aktif yang terkoordinir. Muji berharap keberadaan ambulans ini dapat memperkuat layanan komunitasnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi para relawan dan difabel Jepara, ambulans ini bukan sekadar kendaraan, melainkan jembatan harapan menuju pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.
(*)








Komentar