JURANEWS.ID, SEMARANG – PSIS Semarang harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1 melawan Persela Lamongan dalam lanjutan kompetisi Liga 2 di stadion Jatidiri Semarang, Minggu (15/2). Hasil tersebut membuat Mahesa Jenar gagal meraih target tiga poin di kandang sendiri.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Pelatih Kepala PSIS, Andri Ramawi, tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tampil ngotot hingga menit akhir.
“Saya berterima kasih kepada semua pemain dan staf yang sudah berjuang sampai menit terakhir. Memang hasilnya tidak sesuai target karena kami ingin tiga poin, tapi determinasi dan kerja keras tim hari ini menjadi sinyal positif untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Andri.
Menurutnya, secara permainan PSIS sudah menjalankan strategi yang direncanakan. Bahkan, ia melakukan perubahan taktik dengan memasang dua striker demi meningkatkan daya gedor serangan.
“Kadang sepak bola tidak bicara soal statistik. Kita punya banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol, tapi tidak terjadi. Game plan sudah berjalan, pergantian pemain dan perubahan formasi juga sudah kami lakukan, namun hasil akhirnya tetap belum sesuai harapan,” jelasnya.

Meski demikian, Andri tetap bersyukur timnya tidak kehilangan poin sepenuhnya. Ia menegaskan evaluasi akan segera dilakukan untuk memperbaiki kekurangan, terutama dalam penyelesaian akhir.
Sementara itu, pemain PSIS, Gustur Cahyo Putro, mengaku hasil imbang ini cukup disayangkan. Namun ia merasakan adanya perubahan positif dalam tim dibandingkan sebelumnya.
“Memang hasil draw ini disayangkan. Tapi saya merasa tim ini berbeda dengan sebelumnya. Saya lebih mantap dan yakin untuk menatap delapan laga sisa. Semua pemain kerja keras dan kompak,” kata Gustur.
Ia juga menyoroti sejumlah peluang emas yang gagal dimaksimalkan, termasuk gol yang sempat dianulir. Menurutnya, jika gol tersebut sah, situasi pertandingan bisa berbeda.
“Kita punya banyak peluang, bahkan ada gol yang dianulir. Kalau itu jadi gol, mungkin 20 menit terakhir bisa kita manfaatkan untuk menambah keunggulan. Tapi setelah berhasil menyamakan kedudukan, kami belum mampu mencetak gol kemenangan,” tambahnya.
Dengan hasil ini, PSIS mengoleksi satu poin penting dalam upaya bertahan di Liga 2. Andri Ramawi optimistis timnya mampu tampil lebih baik dalam delapan pertandingan tersisa.
“Saya yakin dengan tim ini dan seluruh jajaran pelatih. Delapan laga ke depan kami harus kerja lebih keras dan semoga bisa mendapatkan hasil positif untuk bertahan di Liga 2,” tegasnya.
(*)









Komentar