JURANEWS.ID, GAYO LUES, ACEH – Sebanyak 133 kepala keluarga (KK) warga Desa Rigeb kini menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hunian tersebut berlokasi di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues.
Pemindahan warga ke huntara ini sesuai dengan target BNPB. Para keluarga penerima juga mendapatkan bantuan bahan pokok dan kebutuhan nonpangan untuk mencukupi kebutuhan selama 10 hari.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat meninjau huntara Rigeb pada Rabu (11/3). Bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar sebelum warga menerima bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat.
“Keluarga yang menempati huntara akan diberikan bantuan oleh BNPB berupa perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,” ujar Suharyanto di hadapan warga.
Dalam kunjungannya, ia juga menyapa warga dan memeriksa kondisi hunian sementara yang baru ditempati. Ia berharap pemindahan dari tenda pengungsian ke huntara dapat membuat warga lebih nyaman, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Semoga warga bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di tempat yang lebih layak,” ujarnya.
Huntara BNPB berbentuk blok hunian komunal yang dilengkapi fasilitas dasar seperti pasokan air dan listrik. Setiap unit juga memiliki kamar mandi dan toilet. Konsep komunal dipilih karena keterbatasan lahan, setelah sebagian warga kehilangan tempat tinggal akibat banjir besar pada akhir November 2025 lalu.
Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui BNPB. “Kehadiran Kepala BNPB menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam menangani bencana di Aceh, khususnya di Gayo Lues,” katanya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Suhaidi juga mengingatkan warga agar memanfaatkan serta merawat fasilitas huntara dengan baik. “Mari kita manfaatkan huntara ini sebaik mungkin dan kita rawat bersama,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB mengajak warga penghuni huntara untuk berbuka puasa bersama, menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu, serta memberikan bantuan sembako secara simbolis.
(*)








Komentar