JURANEWS.ID, TEGAL – Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Guci, Kabupaten Tegal, melakukan berbagai persiapan untuk menyambut lonjakan pengunjung selama libur Lebaran 2026. Kawasan wisata yang terkenal dengan pemandian air panas alami ini diprediksi kembali menjadi destinasi favorit masyarakat.
Kepala UPTD Objek Wisata Kabupaten Tegal, Wahyudi, mengatakan antusiasme pengunjung setiap musim Lebaran kerap memicu kepadatan arus lalu lintas di jalur menuju kawasan Guci. Oleh karena itu, berbagai langkah antisipasi telah dilakukan bersama sejumlah pihak terkait.
“Persiapan sudah kami lakukan, mulai dari memastikan seluruh wahana siap digunakan hingga koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengelola bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal telah memastikan fasilitas utama, khususnya pemandian air panas alami, dapat dinikmati secara optimal oleh wisatawan, baik di area umum maupun di masing-masing penginapan.
Dalam sepekan terakhir, para pengelola wahana di kawasan Guci juga melakukan pembenahan fasilitas, mulai dari pembersihan area hingga peningkatan sarana pendukung guna memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Dari sisi pengamanan dan pengaturan arus, UPTD Objek Wisata Guci menyiagakan sebanyak 52 personel untuk membantu mengatasi potensi kepadatan, terutama di jalur wisata. Penanganan ini dilakukan bekerja sama dengan TNI, Polri, Satpol PP, serta relawan.
Selain menikmati panorama alam pegunungan, pengunjung juga dapat merasakan sensasi berendam di pemandian air panas alami yang menjadi daya tarik utama Guci. Pengelola merekomendasikan pemandian tertutup yang dilengkapi 10 kamar serta satu kolam besar, seluruhnya menggunakan air panas alami.
Menariknya, untuk sementara waktu fasilitas pemandian tertutup tersebut dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pengelola berharap kunjungan wisatawan selama libur Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan tetap memberikan pengalaman yang nyaman bagi masyarakat.
(*)








Komentar