JURANEWS.ID, BEKASI – Kediaman Dewan Pembina Grib Jaya DPC Kota Bandung, Parulian Hutahaean, yang berlokasi di wilayah Cibitung, Bekasi, didatangi puluhan oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan keterangan penjaga rumah, Babe Agung, rombongan tersebut datang dalam jumlah banyak dengan kondisi emosi dan langsung mencari keberadaan Parulian Hutahaean.
“Mereka datang segerombolan, langsung marah-marah dan mencari majikan saya,” ujar Babe Agung.
Ia juga menyebutkan, saat kejadian berlangsung, Parulian Hutahaean tengah dalam perjalanan pulang dari Sumedang menuju kediamannya. Meski telah dijelaskan, rombongan tersebut tetap bersikap agresif, bahkan sempat hendak mengambil sepeda motor yang berada di rumah serta memeriksa kendaraan lainnya.
Sementara itu, Parulian Hutahaean mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi pada Selasa (14/4/2026). Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLAPDUAN/562/IV/2026/SAT RESKRIM/RESTRO BKS/PMJ.
Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya tengah dalam perjalanan bersama istri dan anaknya ketika mendapat informasi dari penjaga rumah terkait kedatangan sekelompok orang yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol.
“Saya mendapat kabar ada segerombolan orang mendatangi rumah sambil marah-marah dan mengintimidasi penjaga rumah, bahkan sempat ingin mengambil barang di rumah,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Parulian menyebut keluarganya mengalami trauma. Ia pun menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian dan berharap para pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saya akan terus mengawal laporan ini sampai para pelaku yang membuat onar di rumah saya dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tegasnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran hukum dalam insiden tersebut.
(*)








Komentar