JURANEWS.ID, JAKARTA – Tren stacking jewelry atau teknik memadukan beberapa perhiasan secara berlapis semakin digemari anak muda Indonesia sepanjang tahun 2026. Mulai dari cincin, kalung hingga gelang, tren ini menjadi cara baru untuk mengekspresikan gaya personal yang lebih kreatif, autentik, dan penuh karakter.
Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya konten bertema jewelry tour di media sosial yang menampilkan berbagai inspirasi padu padan perhiasan untuk digunakan sehari-hari. Tidak lagi sekadar menjadi pelengkap penampilan, perhiasan kini bertransformasi menjadi medium ekspresi diri yang merepresentasikan identitas dan cerita personal penggunanya.
Melihat perkembangan tren tersebut, Shopee menghadirkan beragam pilihan perhiasan dari brand lokal yang memungkinkan pengguna bereksperimen dengan berbagai gaya stacking jewelry sesuai karakter masing-masing.
Stacking Jewelry Jadi Simbol Ekspresi Diri
Tren stacking jewelry mengedepankan kebebasan dalam mengombinasikan berbagai jenis perhiasan, baik dari segi desain, tekstur, warna, hingga panjang aksesori yang digunakan.
Berbeda dengan gaya perhiasan konvensional yang cenderung mengikuti aturan tertentu, stacking jewelry memberikan ruang bagi pengguna untuk menciptakan tampilan unik sesuai preferensi pribadi.
Popularitas tren ini juga mendorong meningkatnya minat terhadap desain perhiasan yang bersifat personal, artistik, dan playful, seperti charm necklace, chunky rings, hingga perhiasan handmade dengan kombinasi warna dan material yang beragam.
Necklace Layering, Tren Kalung yang Penuh Cerita
Salah satu gaya stacking jewelry yang tengah populer adalah necklace layering atau teknik mengenakan beberapa kalung dengan panjang berbeda dalam satu tampilan.
Gaya ini memungkinkan pengguna menampilkan sentuhan personal melalui berbagai detail seperti inisial nama, simbol zodiak, hobi, hingga charm yang memiliki makna khusus.
Brand lokal StuffiStalk menghadirkan sejumlah koleksi yang cocok untuk gaya ini, seperti Kalung Lone Motif Camellia yang dipadukan dengan Guila Kalung Round Pendant maupun Henriette Kalung dengan aksen bunga kecil.
Kombinasi panjang kalung yang berbeda menciptakan tampilan yang lebih dinamis, modern, dan tetap terlihat elegan.
Stacking Ring Bikin Tampilan Lebih Stylish
Selain kalung, tren menumpuk cincin atau ring stacking juga semakin diminati.
Konsep ini menggabungkan beberapa jenis cincin dalam satu tampilan untuk menciptakan kesan yang lebih fashionable tanpa perlu menggunakan banyak aksesori lainnya.
Brand lokal Stuudio Particular menawarkan berbagai pilihan cincin yang dapat dipadukan untuk menciptakan tampilan minimalis maupun ekspresif.
Misalnya, Aspen Ring sebagai statement ring dapat dipadukan dengan Cuban Ring atau Rope Ring yang memiliki detail tekstur unik. Untuk menjaga keseimbangan tampilan, pengguna dapat menambahkan Koda Ring yang lebih sederhana dan minimalis.
Gelang Berlapis Jadi Pelengkap Gaya Kekinian
Tren stacking jewelry juga merambah pada penggunaan gelang berlapis atau bracelet stacking.
Perpaduan berbagai jenis gelang seperti tennis bracelet, cuff bracelet, bangle, hingga gelang manik-manik mampu menciptakan tampilan yang lebih hidup dan penuh karakter.
Brand lokal From Tiny Islands menghadirkan berbagai koleksi gelang yang dapat dikombinasikan sesuai gaya pengguna. Beberapa di antaranya adalah Perla Bracelet dengan aksen mutiara, Light Blue Apatite Bracelet yang memberikan sentuhan warna, hingga Astrologia Bracelet yang dapat dipilih sesuai zodiak masing-masing.
Perpaduan berbagai material seperti emas, perak, mutiara, dan batu alam dinilai mampu memberikan dimensi visual yang menarik pada pergelangan tangan.
Shopee Dukung Pertumbuhan Brand Lokal
Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengatakan meningkatnya popularitas stacking jewelry menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen yang kini lebih mencari produk yang mampu merepresentasikan karakter dan gaya personal mereka.
Menurutnya, tren tersebut juga membuka peluang besar bagi brand lokal untuk terus berinovasi menghadirkan produk yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan pasar.
“Meningkatnya popularitas tren stacking jewelry menunjukkan adanya pergeseran tren, di mana konsumen kini semakin mencari produk yang dapat merepresentasikan karakter dan gaya personal mereka. Tren ini memberikan ruang untuk bereksperimen dan mengombinasikan berbagai jenis perhiasan untuk menciptakan gaya sesuai preferensi masing-masing individu,” ujar Adi Rahardja.
Ia menambahkan bahwa Shopee berkomitmen menjadi platform yang memudahkan masyarakat menemukan berbagai produk lokal berkualitas, termasuk koleksi perhiasan yang mendukung tren fashion terkini.
Dengan semakin berkembangnya tren personalisasi dalam dunia fashion, stacking jewelry diprediksi akan terus menjadi salah satu gaya favorit anak muda Indonesia untuk menampilkan identitas dan cerita mereka melalui aksesori yang dikenakan setiap hari.
(*)








Komentar