JURANEWS.ID, SEMARANG – Di tengah persaingan ketat dunia pendidikan tinggi, Universitas BPD Semarang memasang target ambisius pada tahun akademik 2026/2027. Kampus yang belum genap dua tahun beralih status dari STIE menjadi Universitas ini menargetkan langkah transformasi menuju kampus bertaraf internasional.
Rektor Universitas BPD Semarang, Prof. Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si, mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai. Keyakinan itu didasarkan pada tren pendaftaran perguruan tinggi swasta yang biasanya meningkat setelah seluruh tahapan seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) berakhir.
“Biasanya setelah proses seleksi mandiri PTN selesai, jumlah pendaftar ke perguruan tinggi swasta meningkat cukup signifikan. Karena itu kami optimistis target penerimaan mahasiswa baru tahun ini bisa tercapai,” ujarnya di Semarang.
Untuk menarik minat calon mahasiswa, Universitas BPD Semarang terus memperkuat promosi sekaligus mengenalkan berbagai program unggulan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan peluang karier internasional.
Momentum Dies Natalis ke-30 Yayasan Pendidikan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (YBPD Jateng) menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kampus tersebut.
Tahun ini, Universitas BPD Semarang mengusung tema “From Campus to Global Career”, sebuah visi yang menekankan pentingnya menyiapkan lulusan yang siap bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.
Menurut Prof. Sri Tutie, tema tersebut mencerminkan arah pengembangan kampus yang ingin membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk berkarier di berbagai negara.
“Mahasiswa yang masuk ke Universitas BPD Semarang harus memiliki peluang karier yang luas. Tidak hanya bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dan berkembang di tingkat internasional,” katanya.
Mantap Menuju International University
Langkah besar lainnya adalah keberanian Universitas BPD Semarang mendeklarasikan diri sebagai kampus yang menuju International University. Meski tergolong kampus baru, pihaknya meyakini visi tersebut dapat menjadi pendorong percepatan peningkatan kualitas institusi.
Menurut Sri Tutie, deklarasi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan target yang harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas dosen, penguatan kurikulum, layanan akademik, hingga perluasan jejaring kerja sama internasional.
“Kami ingin menjadi universitas bertaraf internasional. Ketika target itu ditetapkan, seluruh sivitas akademika akan terpacu untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas,” tegasnya.
Buka Peluang Kuliah dan Kerja ke Jepang
Salah satu program yang saat ini menjadi perhatian publik adalah kerja sama pendidikan dan penempatan kerja ke Jepang. Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman kerja internasional sembari menyelesaikan pendidikan sarjana.
Program ini dinilai menjadi solusi menarik bagi generasi muda yang ingin mendapatkan pengalaman global sekaligus meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.
Tak hanya Jepang, Universitas BPD Semarang juga telah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sejumlah negara lain seperti Singapura, Taiwan, dan Tiongkok guna membuka peluang pendidikan, magang, hingga karier internasional bagi mahasiswa.
Menurut Prof. Sri Tutie, pengalaman internasional akan menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi lulusan di tengah persaingan global yang semakin ketat.
“Mahasiswa yang memiliki gelar sarjana dan pengalaman internasional tentu memiliki peluang karier yang lebih luas, baik saat bekerja di luar negeri maupun ketika kembali berkarya di Indonesia,” ungkapnya.
Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
Melalui berbagai program internasional, kerja sama luar negeri, serta penguatan kompetensi mahasiswa, Universitas BPD Semarang berharap mampu menjadi salah satu perguruan tinggi yang melahirkan lulusan berdaya saing global.
Kampus yang mengusung semangat “From Campus to Global Career” ini optimistis dapat terus berkembang dan menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan pendidikan tinggi berkualitas, relevan dengan kebutuhan industri, serta membuka jalan menuju karier internasional.
(*)










Komentar