JURANEWS.ID, DEMAK – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wahid Hasyim bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Semarang telah menyelenggarakan Agenda ke-5 Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan). Kegiatan berlangsung di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, dengan partisipasi 40 pelaku UMKM binaan PT PNM Unit Kecamatan Mijen.
Program MBA MAYA Berjalan Bertahap Sejak Awal Februari
Program MBA MAYA merupakan rangkaian pendampingan UMKM yang dimulai sejak awal Februari 2026. Dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan, program ini menyasar beberapa wilayah binaan PT PNM dengan fokus pada penguatan kapasitas kewirausahaan, literasi keuangan, dan adaptasi bisnis digital. Agenda ke-5 ini menjadi bagian penting dalam memperluas cakupan dan dampak pengabdian masyarakat dari LPPM Unwahas.
Sinergi Perguruan Tinggi dan PNM Jadi Kekuatan Strategis
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Unit PT PNM Kecamatan Mijen, Shofia, yang menekankan pentingnya pendampingan UMKM secara konsisten. “Sinergi antara PT PNM dan perguruan tinggi menjadi kekuatan strategis untuk membangun UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas melalui peningkatan kapasitas manajerial dan pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Publikasi Jurnal dan Kekayaan Intelektual LPPM Unwahas, Linda Indiyarti Putri, S.Pd.I., M.Pd. Ia menyampaikan bahwa Program MBA MAYA merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. “LPPM Unwahas berkomitmen mengembangkan model pendampingan UMKM yang aplikatif, terukur, dan relevan dengan kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan,” jelasnya.
Materi Bisnis Digital dan Pengelolaan Keuangan Disampaikan Secara Praktis
Sesi inti diisi oleh M. Fatchurrohman, S.H.I., M.E., yang menyampaikan materi tentang Bisnis Digital dan Pengelolaan Keuangan untuk pengembangan UMKM. Materi disampaikan secara komunikatif dan praktis, mencakup poin penting seperti:
– Pemisahan keuangan pribadi dan usaha
– Pencatatan keuangan sederhana yang akuntabel
– Strategi pemasaran digital melalui media sosial dan platform daring untuk memperluas akses pasar
Kegiatan berjalan dinamis dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Peserta aktif menyampaikan tantangan yang dihadapi, mulai dari pengelolaan arus kas, strategi promosi, hingga upaya mempertahankan pelanggan. Antusiasme peserta menunjukkan kebutuhan yang tinggi akan pendampingan berkesinambungan dan berbasis solusi nyata.
Penutup dengan Apresiasi kepada Peserta
Sebagai penutup, panitia memberikan doorprize dan paket sembako kepada peserta sebagai bentuk apresiasi serta untuk memperkuat semangat kebersamaan.
Ke depan, LPPM Unwahas dan PT PNM Cabang Semarang berharap fase lanjutan Program MBA MAYA tahun 2026 dapat diperluas ke beberapa Unit PT PNM lainnya. Perluasan ini diharapkan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM, memperkuat ekosistem usaha mikro, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan di Jawa Tengah.
(*)









Komentar