KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZS4oQS2DY/
SEMARANG, JURANEWS.ID – Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Kongres III yang digelar di Hotel Dafam Semarang, Kamis (13/8/2026).
Dalam forum yang mengusung tema “Bangkit Bersama Membangun Organisasi” itu, Fauka Noor Farid juga ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Lindu Aji untuk periode yang sama.
Penetapan kedua pimpinan tersebut dilakukan setelah pimpinan sidang memastikan hanya terdapat satu calon untuk masing-masing posisi.
Berdasarkan mekanisme yang dibacakan dalam persidangan, apabila hanya terdapat satu calon, pemilihan dapat dilakukan melalui aklamasi.
Keputusan tersebut kemudian dituangkan dalam surat keputusan Kongres III dan disahkan di Kota Semarang pada 13 Agustus 2026.
Putra pendiri Lindu Aji Ikhwan Ubaidillah, Septian Fajar Setiawan, mengatakan Kongres III menjadi momentum penting untuk menentukan kepengurusan baru sekaligus mengevaluasi pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya.
“Kongres yang ketiga DPP Lindu Aji ini menentukan sosok ketua umum dan ketua dewan pembina. Selain itu ada laporan-laporan pertanggungjawaban dari masa bakti sebelumnya,” kata Septian.
Menurut dia, penetapan Erik sebagai ketua umum dan Fauka Noor Farid sebagai ketua dewan pembina merupakan keputusan yang telah disepakati melalui mekanisme organisasi.
“Kebetulan saya sebagai ahli waris pendiri, Bapak Ikhwan Ubaidillah. Ketua umum yang kami tunjuk adalah Mas Erik dan ketua dewan pembina adalah Bapak Fauka Noor Farid,” ujarnya.
Dalam struktur baru tersebut, Septian Fajar Setiawan disebut mendapat mandat sebagai Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian DPP Lindu Aji.
Bawa Lindu Aji Lebih Profesional dan Modern
Ketua Umum terpilih Erik Agus Susanto menyatakan kesiapannya membawa Lindu Aji menuju organisasi yang lebih profesional dan modern.
Kepengurusan baru juga diarahkan untuk memperkuat peran organisasi dalam bidang sosial, olahraga, dan kemasyarakatan.
Lindu Aji disebut memiliki anggota sekitar 100.000 orang. Karena itu, penguatan konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda penting dalam periode kepengurusan 2026–2031.
Selain konsolidasi internal, organisasi juga berencana memperluas jangkauan hingga wilayah Jawa Tengah bagian barat, termasuk kawasan eks-Karesidenan Banyumas dan Cilacap.
Septian berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah, khususnya dalam menjalankan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Dengan adanya ketua dewan pembina, kami berharap bisa bersinergi lebih dekat dengan pemerintah, lebih terpusat. Misi dan tujuan kami ke depan adalah menegaskan peran di sisi kebangsaan, sosial, dan kemasyarakatan,” jelasnya.
Menurut Septian, Lindu Aji siap membantu program pemerintah sepanjang kegiatan tersebut berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami hanya sebagai kaki tangan, istilahnya. Kalau kami diminta membantu pemerintah dan itu akhirnya bermanfaat bagi masyarakat, pasti akan kami lakukan,” katanya.
Lindu Aji juga menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan dan sinergi dengan TNI, Polri, serta pemerintah daerah.
Salah satu program sosial yang terus dijalankan Lindu Aji adalah layanan ambulans gratis.
Septian mengatakan layanan tersebut mulai dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami bersyukur dimanfaatkan, karena memang ada kebutuhan masyarakat terhadap ambulans itu. Kami akan terus memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian organisasi di bidang sosial dan kemasyarakatan.
Pelantikan Pengurus Digelar di Borobudur
Setelah Kongres III, Lindu Aji menyiapkan agenda pelantikan kepengurusan baru.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2026 di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut akan dikemas dengan konsep gelar budaya sebagai bagian dari upaya mengangkat keberagaman budaya.
“Di pelantikan nanti kami mengutamakan tema gelar budaya. Candi Borobudur menurut kami cocok menjadi tempat untuk mengadakan kegiatan dengan tema tersebut,” ujar Septian.
Rangkaian pelantikan juga akan diisi kegiatan bakti sosial, termasuk santunan bagi anak yatim piatu dan bantuan ke sejumlah panti asuhan.
Sementara itu, Plt Ketua Umum DPP Lindu Aji sekaligus pimpinan sidang pleno, Nanang Setyono, menekankan pentingnya organisasi untuk terus mengabdi kepada bangsa dan mengambil peran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Kongres III juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan modernisasi organisasi, memperkuat struktur hingga tingkat daerah, serta memperluas jangkauan layanan masyarakat.
Dengan terpilihnya Erik Agus Susanto secara aklamasi, Lindu Aji kini memasuki babak kepengurusan baru periode 2026–2031 dengan agenda utama memperkuat konsolidasi, modernisasi organisasi, pengabdian sosial, dan sinergi dengan pemerintah.
(*)















Komentar