JURANEWS.ID, KENDAL – Aktivitas penataan lahan di wilayah Sepetek, Desa Brayo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal kembali berjalan setelah sebelumnya sempat dihentikan. Kegiatan tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena adanya lalu lintas kendaraan pengangkut material di sekitar lokasi.
Menanggapi berbagai persepsi yang berkembang, Minggu (21/12) pihak pengelola menegaskan bahwa aktivitas yang dilakukan bukan merupakan kegiatan galian C, melainkan penataan lokasi yang dipersiapkan untuk pengembangan agrowisata.
Penataan ini dilakukan khususnya untuk pemindahan Rumah Makan (RM) Durenjati yang terdampak bau dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Pengelola menjelaskan, seluruh kegiatan penataan lahan kembali dijalankan setelah persyaratan administrasi dan teknis dinyatakan lengkap serta sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut juga berada dalam pengawasan instansi terkait.

Terkait lalu lintas kendaraan, pengelola menegaskan bahwa armada pengangkut material tidak melintasi jalan desa, melainkan menggunakan jalan provinsi yang memang diperuntukkan bagi kendaraan dengan tonase sesuai spesifikasi armada yang digunakan.
Sebagai langkah antisipasi dampak lingkungan, pengelola telah menambahkan hamparan batu limestone atau batu putih di area tertentu. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi tanah agar tidak terbawa ke badan jalan saat aktivitas berlangsung.
Selain itu, petugas juga disiagakan untuk membersihkan sisa material tanah yang tercecer di jalan selama kegiatan penataan lahan berlangsung, guna menjaga kebersihan dan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kondisi jalan dan keselamatan, pihak pengelola mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, mulai dari pembatasan jam operasional kendaraan hingga pengecekan kelayakan armada secara berkala.
Pengelola juga menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna memastikan aktivitas berjalan tertib serta tidak merugikan masyarakat sekitar.
Lebih lanjut dijelaskan, material tanah padas yang dimuat dalam kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam rangka mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dengan adanya penjelasan ini, pengelola berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang, serta terbangun sinergi antara pengelola, pemerintah, dan warga dalam menjaga keselamatan, ketertiban, serta keberlanjutan pembangunan di wilayah Sepetek.
(*)









Komentar