JAKARTA, JURANEWS.ID – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) terus memperkuat bisnis wealth management melalui pengembangan layanan digital, pendampingan finansial yang personal, serta perluasan solusi investasi bagi berbagai segmen nasabah.
Langkah tersebut sejalan dengan perubahan kebutuhan masyarakat yang tidak lagi sekadar mencari produk investasi, tetapi juga membutuhkan pemahaman kondisi keuangan, pengelolaan risiko, dan strategi untuk mencapai tujuan finansial jangka panjang.
Hingga Juni 2026, OCBC mencatat total Asset Under Management (AUM) tumbuh 13 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi sekitar Rp374 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan perkembangan bisnis pengelolaan kekayaan sekaligus kepercayaan nasabah terhadap OCBC sebagai mitra keuangan.
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, mengatakan layanan wealth management tidak hanya berfokus pada penyediaan produk investasi, tetapi juga pemahaman terhadap kebutuhan, aspirasi, profil risiko, dan tujuan finansial setiap nasabah.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan membantu nasabah menemukan solusi yang sesuai untuk membangun dan mengembangkan kekayaan secara berkelanjutan serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan keuangan.
Salah satu strategi OCBC adalah memperluas akses terhadap produk dan layanan pengelolaan kekayaan melalui aplikasi OCBC Mobile.
Nasabah dapat mengakses berbagai pilihan, mulai dari reksa dana, obligasi, bancassurance, hingga tabungan emas. Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur Wealth Discovery yang membantu pengguna mengenali profil risiko, memahami kondisi keuangan, dan memperoleh gambaran strategi alokasi aset sesuai tujuan finansial.
Meski mengandalkan teknologi digital, OCBC menilai pendampingan langsung atau human touch tetap memiliki peran penting. Kombinasi layanan digital dan konsultasi personal diharapkan membantu nasabah memahami karakteristik produk serta menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman layanan yang lebih praktis tanpa mengesampingkan kebutuhan nasabah terhadap informasi dan pendampingan.
FYI dan Wealth Discovery Dukung Perencanaan Finansial
Dari sisi personalisasi, OCBC mengembangkan layanan yang membantu nasabah mengambil keputusan berdasarkan profil risiko dan aspirasi keuangan.
Salah satunya adalah fitur For Your Investment (FYI), yang diperkenalkan pada 2026 melalui OCBC Mobile. Fitur ini ditujukan untuk membantu nasabah memilih instrumen investasi secara mandiri dengan mempertimbangkan profil risiko dan tujuan finansial.
Selain itu, Wealth Discovery diperkuat dengan fitur Wealth Report dan Wealth Insight. Keduanya dirancang untuk memberikan informasi serta perspektif tambahan bagi nasabah dalam memahami kondisi keuangan dan menyusun strategi pengelolaan kekayaan.
Melalui pengembangan tersebut, OCBC berupaya menggeser pendekatan layanan dari sekadar menawarkan produk menjadi penyediaan solusi yang mempertimbangkan kebutuhan finansial setiap individu.
Meski demikian, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan, jangka waktu, kemampuan keuangan, serta toleransi risiko masing-masing nasabah.
OCBC juga mengembangkan layanan wealth management untuk berbagai kelompok nasabah, mulai dari segmen Nyala, Premier, hingga Private Banking.
Setiap segmen memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, solusi yang ditawarkan disesuaikan dengan profil risiko, aspirasi, serta tujuan finansial nasabah.
Pendekatan tersebut mencerminkan upaya OCBC memperluas akses terhadap layanan pengelolaan kekayaan agar tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan kelompok nasabah tertentu, tetapi juga sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Dengan dukungan layanan digital dan pendampingan personal, nasabah diharapkan dapat mulai membangun, mengembangkan, serta menjaga kekayaan sesuai dengan kondisi masing-masing.
Penguatan bisnis wealth management OCBC juga diikuti sejumlah penghargaan yang diterima perusahaan.
Penghargaan tersebut antara lain Best Wealth Management Bank (Affluent Banking) in Indonesia 2026 dari The Asian Banker, Indonesia’s Best for Succession Planning dalam Euromoney Private Banking Award 2026, serta Best Private Bank Indonesia 2026 dari Global Banking and Finance Review Awards 2026.
Ke depan, OCBC menyatakan akan terus memperkuat kapabilitas wealth management melalui inovasi digital, pendekatan konsultasi yang semakin personal, dan perluasan akses solusi bagi berbagai segmen nasabah.
Pertumbuhan AUM hingga Rp374 triliun menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis tersebut. Namun, bagi nasabah, kualitas layanan juga ditentukan oleh kesesuaian rekomendasi investasi dengan kebutuhan, transparansi informasi, dan pemahaman terhadap risiko produk yang dipilih.
(*)








Komentar