JURANEWS.ID, UNGARAN – Wilayah Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, dilanda banjir pada Senin (16/2/2026) dini hari. Kejadian ini disebabkan oleh luapan Sungai Kaligung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama.
Beberapa perumahan menjadi titik terdampak utama, antara lain Perumahan Cemara dan Perumahan Adiyasa Kusuma. Selain itu, Jalan Kutilang Sari, Kelurahan Susukan, juga tidak luput dari genangan air banjir.
Warga Perumahan Cemara RT 4 RW 6, Yulianto, menyampaikan bahwa air mulai masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB, mengalir dari pintu depan hingga menggenangi bagian belakang. Dirinya mengaku telah memilih untuk tidak tidur sejak sore hari karena melihat intensitas hujan yang sangat deras.
“Banjir serupa pernah terjadi sebelumnya, oleh karena itu kini saya selalu bersiaga apabila hujan turun deras dalam waktu lama,” ucapnya di sela-sela aktivitas membersihkan rumah. Meski banjir telah surut, sejumlah barang seperti pakaian dan mainan anak-anak terendam basah, dan warga masih sibuk membersihkan lumpur yang mengendap.
Sementara itu, warga Perumahan Puri Adiyasa, Adit, mengatakan bahwa mayoritas warga di perumahannya sedang terlelap tidur ketika banjir bandang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 01.00 WIB. Air banjir mencapai ketinggian hampir 50 hingga 60 sentimeter.
“Kita hanya bisa pasrah saat air masuk ke rumah. Ini sudah yang kedua kalinya terjadi selama saya tinggal di sini,” ungkapnya.
Bhabinkamtibas Kelurahan Susukan, Aiptu Aji Budi, mengkonfirmasi bahwa banjir yang melanda Jalan Kutilang Sari, Perumahan Adiyasa, dan Perumahan Cemara disebabkan oleh luapan Sungai Kaligung.
Dalam video laporan saat pantauan dini hari, ia menyampaikan, “Seputar jalan Kutilang Sari depan Perumahan Adiyasa, beberapa rumah tergenang banjir dengan ketinggian hampir separuh orang dewasa.”
Warga setempat masih terus melakukan proses pembersihan rumah dan wilayah sekitar masing-masing untuk mengembalikan kondisi normal.
(*)









Komentar