JURANEWS.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tiga kejadian bencana hidrometeorologi di akhir dasarian pertama November 2025.
Hujan deras memicu banjir dan longsor di Kabupaten Brebes (Jawa Tengah), Kota Cilegon (Banten), dan Kabupaten Blitar (Jawa Timur).
Brebes: Dua Korban Jiwa, Jembatan Terputus
Di Brebes, dua warga meninggal dunia akibat terseret arus banjir dan tersengat listrik.
Enam warga lainnya mengungsi. Banjir melanda Kecamatan Sirampog, Bumiayu, dan Bantarkawung, merusak delapan rumah, satu sekolah, serta memutus Jembatan Bantarwaru yang menghubungkan tiga desa.
Wilayah Sirampog juga dilaporkan rawan longsor karena berada di perbukitan curam dengan ketinggian hingga 1.000 mdpl.
BPBD Brebes melakukan evakuasi dan asesmen lapangan, sementara BNPB mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
Cilegon: Drainase Tersumbat, 202 Jiwa Terdampak
Di Kota Cilegon, banjir terjadi di Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, akibat penyempitan gorong-gorong dan penumpukan sampah.
Air meluap hingga ke jalan utama Cilegon–Anyer dan merendam 30 rumah warga. Sebanyak 202 jiwa terdampak, namun kondisi banjir kini berangsur surut.
Blitar: Longsor Putuskan Pipa Air Bersih
Sementara di Kabupaten Blitar, longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, memutus jaringan pipa air bersih sepanjang 300 meter.
Tidak ada korban jiwa, namun warga membutuhkan bantuan air bersih dan tandon air.
BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.
Masyarakat diminta memangkas pohon rapuh, memeriksa kekuatan bangunan, menyiapkan tas siaga, serta segera evakuasi jika hujan deras berlangsung lebih dari satu jam.
(*)














Komentar