BNPB Ungkap 4 Bencana dalam Sehari: Karhutla Meluas, Longsor Pekalongan Tewaskan 2 Orang

BNPB mencatat karhutla di Seram Bagian Timur, Minahasa dan Sragen serta longsor di Pekalongan. Dua orang meninggal dunia setelah tertimbun tanah saat menggali pondasi.

JAKARTA, JURANEWS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai daerah Indonesia dalam periode Selasa (6/10) hingga Rabu (7/10/2026) pukul 07.00 WIB.

Dalam laporan terbarunya, BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seram Bagian Timur, Minahasa, dan Sragen. Sementara tanah longsor terjadi di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, kebakaran lahan terjadi di Negeri Solan, Kecamatan Teluk Waru, pada Senin (5/10) sekitar pukul 19.00 WIT.

BNPB melaporkan kebakaran berdampak pada lahan seluas 13 hektare. Kondisi kering akibat kemarau berkepanjangan ditambah tiupan angin kencang disebut mempercepat penyebaran api.

BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur bersama dinas pemadam kebakaran, perangkat desa dan masyarakat melakukan pemadaman. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini masih dalam pemantauan.

Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (6/10) sekitar pukul 23.00 WITA.

Lahan seluas 2 hektare terdampak kebakaran. Penyebabnya masih dalam proses identifikasi. Api telah berhasil dipadamkan melalui penanganan bersama BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah setempat, TNI, Polri dan masyarakat.

Sementara di Jawa Tengah, kebakaran terjadi di Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, pada Selasa (6/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kebakaran berdampak pada 5 hektare lahan, terdiri dari 2 hektare lahan tebu dan 3 hektare lahan jati.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim BPBD Sragen bersama Polri, aparatur kecamatan, perangkat desa dan warga telah melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Longsor Pekalongan Tewaskan Dua Orang

Selain karhutla, BNPB juga melaporkan kejadian tanah longsor di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (6/10) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi ketika dua orang sedang melakukan aktivitas penggalian pondasi.

Tanah dari sisi galian tiba-tiba bergerak dan menimbun kedua korban.

“Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia,” demikian keterangan BNPB dalam siaran pers perkembangan situasi dan penanganan bencana tertanggal 7 Oktober 2026.

BPBD Kabupaten Pekalongan bersama masyarakat melakukan kaji cepat, koordinasi lintas sektor dan proses evakuasi. Kedua korban kemudian berhasil dievakuasi.

BNPB meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan serta tanah longsor.

Patroli dan pemantauan rutin perlu dilakukan. Pemerintah daerah juga diminta memastikan peralatan pemadaman dan evakuasi berada dalam kondisi siap digunakan.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah pada musim kemarau.

Untuk wilayah rawan longsor, masyarakat diminta menghindari aktivitas penggalian di area dengan kemiringan tinggi ketika kondisi tanah labil.

BNPB juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda potensi bahaya di lingkungan sekitar.

(*)

Komentar