DANA Soroti Peran Kepercayaan dan Tata Kelola dalam Ekonomi Digital Global di WEF Davos 2026

DANA Perkuat Peran di WEF Davos 2026: Inklusi Keuangan Kunci Ketahanan Ekonomi

JURANEWS.ID, JAKARTA – DANA memperluas perannya sebagai representasi industri teknologi finansial Indonesia di panggung global melalui keterlibatan aktif dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. DANA menegaskan kontribusi dalam dialog global dan membawa pembelajaran strategis terkait ketahanan ekonomi, inklusi keuangan, dan keberlanjutan.

 

Chief Information Officer DANA, Darrick Rochili, bergabung dalam Chief Strategy Officers Community, sementara Norman Sasono, Chief Technology Officer DANA, menjadi bagian dari Chief Digital & Technology Officers Community.

 

CEO & Co-Founder DANA, Vince Iswara, menyampaikan bahwa pertumbuhan berkelanjutan muncul dari kepercayaan dan dampak yang dirasakan masyarakat. Setiap inovasi teknologi harus diperkuat dengan prinsip keamanan, perlindungan pengguna, dan tata kelola yang kuat.

 

WEF Davos 2026 menyoroti keberlanjutan sebagai variabel dalam membangun kepercayaan. Chief Finance Officer DANA, Yattha Saputra, menyampaikan komitmen keberlanjutan DANA yang didokumentasikan dalam Sustainability Report 2024.

 

WEF Davos 2026 juga menyoroti pergeseran paradigma terhadap inklusi keuangan sebagai strategi ketahanan ekonomi dan bisnis yang krusial. DANA mencatat 43% pengguna berasal dari kelompok unbanked dan 86% dari kota tier 2-4. DANA juga mencatat Net Promoter Score (NPS) 84,44%, yang menunjukkan tingkat rekomendasi pengguna yang kuat.

 

Melanjutkan komitmen pasca WEF 2026, DANA akan terus mendorong industri tekfin yang inklusif di Indonesia, dengan memperluas adopsi layanan keuangan digital dan memperkuat literasi keuangan melalui edukasi finansial yang lebih menyeluruh bagi masyarakat.

 

(*)

Komentar