JURANEWS.ID, PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menegaskan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan pendidikan yang inklusif dan bermutu.
Hal tersebut disampaikan Bupati usai bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas ke-67 di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (2/5/2026).
“Hari Pendidikan Nasional ini menjadi penguat bagi kita semua untuk terus berkolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif,” ujar Bupati Anom.
Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Hal ini tidak bisa berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh sinergi dengan sektor kesehatan dan upaya peningkatan daya beli masyarakat.
Terkait peningkatan daya beli, Pemkab Pemalang terus mendorong kebijakan pro-investasi untuk membuka lapangan kerja baru dan menambah nilai ekonomi daerah.
Di bidang kesehatan, berbagai program digalakkan mulai dari percepatan penurunan stunting, partisipasi program provinsi, hingga penguatan layanan Posyandu.
Sementara di sektor pendidikan, langkah konkret yang akan dilakukan adalah pembangunan Sekolah Rakyat.
Program ini ditargetkan mampu memberikan akses pendidikan yang lebih merata sekaligus menekan angka anak tidak sekolah dan putus sekolah.
Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif memajukan pendidikan, mengingat hal tersebut merupakan investasi dan warisan paling berharga bagi generasi mendatang.
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang menjadi pengingat pentingnya keterlibatan semua pihak dalam memajukan dunia pendidikan nasional.
(*)









Komentar