VIDEO HIPMI PT Jawa Tengah Targetkan 50 Kampus dan Perkuat Pendidikan Kewirausahaan

HIPMI PT Jawa Tengah periode 2025–2028

KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZSP5b2EXg/

JURANEWS.ID, SEMARANG – Pelatihan dan koordinasi HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Jawa Tengah digelar pada Sabtu, 14 Desember, di bawah naungan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelantikan kepengurusan baru HIPMI PT Jawa Tengah periode 2025–2028.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP), BPD HIPMI Jawa Tengah, serta perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah. Pelantikan ini disebut sebagai tonggak awal bagi HIPMI PT Jawa Tengah untuk menjalankan berbagai program kerja ke depan.

Ketua Umum terpilih HIPMI PT Jawa Tengah, Muhammad Haidar Nejad, mengatakan bahwa setelah pelantikan, pihaknya akan langsung bergerak melaksanakan program-program yang selaras dengan arahan BPD HIPMI Jawa Tengah. Fokus utama program diarahkan pada penguatan kolaborasi dan pengembangan pendidikan kewirausahaan di lingkungan kampus.

Menurut Haidar, pendidikan kewirausahaan merupakan program kerja wajib sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI. Oleh karena itu, berbagai kegiatan seperti workshop dan pelatihan akan digelar dengan melibatkan para senior HIPMI di tingkat BPD maupun Badan Pengurus Cabang (BPC) sebagai narasumber.

“Semua pelaksanaan program akan mengikuti petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan organisasi, sehingga arah dan tujuannya tetap terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Haidar mengungkapkan, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Tengah menargetkan dalam tiga tahun ke depan jumlah HIPMI PT di Jawa Tengah dapat mencapai 50 kampus. Saat ini, jumlah HIPMI PT yang telah terbentuk baru sebanyak 24 perguruan tinggi.

“Masih ada sekitar setengah kampus yang belum tergabung. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk memperluas jaringan HIPMI PT di Jawa Tengah,” katanya.

Ia menjelaskan, alasan utama penguatan HIPMI PT adalah untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang berwirausaha, diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan survei internal yang dilakukan sebelum dirinya terpilih, Haidar menyebut sekitar 50 persen anggota HIPMI PT belum memiliki usaha. Mayoritas masih sebatas memiliki ketertarikan atau ide bisnis, namun belum terealisasi.

“Di sinilah peran HIPMI sebagai wadah. Kami mempertemukan mahasiswa yang punya ide tapi terkendala modal dengan mereka yang punya modal namun belum memiliki ide, sehingga bisa saling berkolaborasi,” jelasnya.

Selain itu, BPD HIPMI Jawa Tengah juga menyiapkan program inkubasi bisnis. Dalam program tersebut, anggota HIPMI PT dapat mempresentasikan atau melakukan pitching ide bisnis untuk mendapatkan pendampingan hingga dukungan permodalan.

Sebagai informasi, HIPMI PT Jawa Tengah berada di bawah koordinasi Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) yang merupakan badan otonom di bawah BPD HIPMI Jawa Tengah, khusus menangani urusan kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Muhammad Haidar Nejad resmi terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI PT Jawa Tengah periode 2025–2028.

(*)

Komentar