Indonesia Eximbank Gandeng IIF Perkuat Integrasi ESG dan Aksesi OECD

Kolaborasi Strategis Perkuat Kerangka ESG dan Dukung Agenda Keanggotaan OECD

JURANEWS.ID, JAKARTA – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menjalin kolaborasi strategis dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) guna memperkuat penerapan standar internasional dan integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyediaan jasa konsultasi. Kolaborasi ini mencakup penyusunan kebijakan, pedoman operasional, serta kerangka manajemen risiko yang selaras dengan prinsip keberlanjutan global.

Selain itu, kedua lembaga akan menyelenggarakan ESG Workshop yang berfokus pada penerapan standar Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan praktik terbaik internasional dalam skema Export Credits serta Credit Guarantees.

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Sukatmo Padmosukarto, menegaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan langkah konkret dalam merespons dinamika global. Menurutnya, sinergi ini menegaskan peran Indonesia Eximbank bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan ekspor, tetapi juga katalisator peningkatan daya saing nasional melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, Indonesia Eximbank berkomitmen menyelaraskan praktik bisnisnya dengan standar OECD. Upaya ini dinilai strategis dalam mendukung agenda pemerintah menuju keanggotaan penuh Indonesia di OECD. Integrasi ESG ke dalam proses bisnis diharapkan mampu meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan ekspor serta mendorong pelaku usaha nasional lebih kompetitif dan resilien di pasar global.

Pemilihan IIF sebagai mitra strategis dilakukan dengan mempertimbangkan rekam jejaknya sebagai pionir penerapan ESG di Indonesia. IIF didirikan oleh Pemerintah Indonesia bersama sejumlah lembaga keuangan multilateral dan internasional, seperti International Finance Corporation (IFC), Asian Development Bank (ADB), DEG, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).

Presiden Direktur IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi perusahaan di Indonesia melalui penguatan kerangka ESG yang terstruktur. Ia meyakini implementasi ESG akan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi kedua institusi.

Dalam implementasinya, IIF akan memberikan pendampingan strategis kepada Indonesia Eximbank, meliputi penguatan kebijakan ESG, sistem manajemen risiko lingkungan dan sosial, hingga manajemen emisi karbon. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan institusi dalam memenuhi standar dan kriteria internasional.

Selain pembiayaan proyek infrastruktur, IIF juga aktif menyediakan jasa konsultansi bagi sektor publik dan swasta, termasuk feasibility study preparation, transaction advisory, financial advisory, strategy and business advisory, economic dan/atau financial assessment, social and environment advisory, serta policy advisory.

 

(*)

Komentar