JURANES.ID, KENDAL – Setelah lebih dari sebulan melalui proses pengecoran yang dimulai pada pertengahan Januari, sebagian Jalan Pantura Cepiring Kabupaten Kendal akan dibuka untuk lalu lintas pada Senin (2/3/2026).
Pembukaan ini menjadi bagian dari persiapan arus mudik Lebaran, dengan target seluruh jalan bisa digunakan secara normal sebelum hari raya tiba.
Kanit Turjawali Polres Kendal, Ipda Veri Okta Dwi Saputra, mengkonfirmasi bahwa jalur yang akan dibuka mulai dari traffic light Sri Agung Cepiring menuju arah Semarang, melewati titik lanjutan pengecoran dekat jembatan Kali Bodri.
“Betul, rencana besok Senin kita buka untuk yang jalur Cepiring tepatnya setelah lampu merah Sri Agung arah Semarang. Itu full kita buka,” ujarnya pada Minggu (1/3/2026).
Menurut Veri, pembukaan jalur tersebut telah melalui pertimbangan matang, terutama terkait kondisi cor beton yang sudah mengeras sempurna. Namun, ia menyampaikan bahwa belum semua titik pengecoran di lokasi tersebut dapat dibuka secara penuh.
“Yang sebelum lampu merah Sri Agung masih ada finishing, jadi belum semua dibuka. Yang buka hanya setelah lampu merah,” jelasnya.
Selain Cepiring, Satlantas Polres Kendal juga merencanakan pembukaan jalur pengecoran di Pantura Ketapang pada Selasa (4/3/2026). Jalur tersebut termasuk dalam paket pengecoran yang sama dengan titik Cepiring.
“Kami pastikan seluruh paket pengecoran jalan di Pantura Cepiring dan Ketapang bisa digunakan normal sebelum lebaran tiba,” pungkas Veri.
Kepala Proyek Pengerjaan Jalan, Teguh Wiyono, menjelaskan bahwa terdapat total 10 titik proyek pengerjaan jalan yang dilakukan, mulai dari jalan Pantura perbatasan Kabupaten Batang hingga Kota Semarang.
Rinciannya meliputi batas jalan Batang-lingkar Weleri, jalan lingkar Weleri, jalan Pantura Cepiring-dekat jembatan Kali Bodri, jalan Pantura timur Kendal, jalan Lingkar timur Weleri-batas Kota Kendal, jalan Ketapang, jalan Pantura batas Kota Kendal-barat jalan Lingkar Kaliwungu, jalan Lingkar Kaliwungu, jalan Walisongo Semarang, serta jalan Arteri utara Semarang.
“Kita kerjakan yang dua titik dulu, di Cepiring sama Ketapang. Pengerjaannya adalah pengecoran untuk jalan yang masih aspal,” ucap Teguh.
Menurutnya, pengerjaan di kedua titik tersebut diprioritaskan mengingat kondisi kemacetan yang sering terjadi dan target penyelesaian sebelum Lebaran. Sedangkan 8 titik proyek lainnya akan dikerjakan setelah hari raya Idulfitri.
(*)








Komentar