JURANEWS.ID, UNGARAN – Jalan utama yang menghubungkan Desa Nyatnyono dan Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengalami longsor pada Senin (16/2/2026).
Sebagian badan jalan ambles dari ketinggian sekitar 30 meter, membuat akses tersebut tidak dapat dilalui oleh warga dan kendaraan.
Warga Desa Nyatnyono, Talkhis, menyampaikan bahwa kejadian pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 04.30 WIB. Namun, berdasarkan suara yang terdengar, longsor diperkirakan sudah terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.
“Dari tanda suara sekitar jam setengah 1. Diketahui Pak Andi, pemilik rumah yang paling ujung di lokasi ini. Dia mengira ada suara kaya kucing jatuh,” ujarnya.
Akses Utama Terhalang, Warga Gunakan Jalur Alternatif Dusun Gelap
Jalan yang mengalami longsor merupakan akses utama bagi warga Desa Nyatnyono untuk menuju Desa Lerep dan Kecamatan Ungaran Barat.
Akibat kejadian ini, baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Warga telah melakukan penutupan sementara dengan menggunakan bambu dan barrier sebagai peringatan keselamatan.
“Sementara ini, warga Nyatnyono lewat dusun Gelap kalau hendak ke Lerep atau sebalijnya, disana ada jalan tembus,” jelas Talkhis.
Bupati Semarang Imbau Warga Waspada, Hujan Terus Menerus Tingkatkan Risiko Bencana
Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati mengingat beberapa hari terakhir hujan terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Semarang. Ia menyampaikan imbauan tersebut saat meninjau langsung lokasi longsor di Desa Nyatnyono.
“Apabila terjadi longsor, seperti disini (Nyatnyono) waspada kalau hujan deras,” tutur Ngesti Nugraha.
Pemda Akan Berkoordinasi dengan BPBD, DPU, dan Pemerintah Provinsi untuk Penanganan
Pemerintah Kabupaten Semarang akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menangani wilayah yang terdampak bencana longsor. Antara lain dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
(*)










Komentar