SEMARANG, JURANEWS.ID – Java United FC membidik kemenangan saat menjamu Bali United pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (16/10/2026) pukul 19.00 WIB, Laskar Kepodang Emas mengandalkan persiapan tim dan dukungan suporter untuk mengamankan tiga poin.
Pelatih Java United FC, Fabio Lefundes, menilai pertandingan melawan Bali United selalu berlangsung dengan intensitas tinggi. Karena itu, timnya berupaya mematangkan persiapan meski memiliki waktu terbatas setelah menghadapi Borneo FC pada 11 Oktober 2026.
“Pertandingan melawan Bali United selalu menyajikan intensitas tinggi. Situasi yang sama akan terjadi di laga besok,” ujar Lefundes dalam konferensi pers di Stadion Jatidiri, Kamis (15/10/2026).
Java United memiliki waktu sekitar tiga hari untuk mempersiapkan diri menghadapi Serdadu Tridatu. Meski demikian, Lefundes mengaku puas dengan respons para pemain selama menjalani latihan.
Menurutnya, sesi latihan terakhir dimanfaatkan untuk kembali menegaskan rencana permainan yang akan diterapkan saat menghadapi Bali United.
“Respons pemain selama persiapan sangat baik. Kami yakin, para pemain bisa membawa Java United meraih kemenangan,” kata Lefundes.
Ia berharap seluruh instruksi dapat dijalankan dengan baik sehingga Java United mampu memaksimalkan kesempatan bermain di kandang.
“Pada latihan terakhir hari ini, kami akan mengingatkan informasi terkait rencana melawan Bali United. Jika Tuhan mengizinkan, kami akan meraih 3 poin,” ujarnya.
Fahreza Sudin Siap Jalankan Instruksi Pelatih
Dari sisi pemain, Fahreza Sudin menegaskan bahwa skuad Java United siap berjuang untuk melanjutkan tren positif setelah meraih kemenangan atas Borneo FC.
Fahreza menyebut para pemain telah menjalankan instruksi dan rencana permainan yang diberikan tim pelatih selama sesi latihan.
“Kami sudah menerapkan semua instruksi dan game plan yang diberikan pelatih di sesi latihan. Semoga, kami dapat mengaplikasikan dengan baik dan meraih kemenangan,” tutur Fahreza.
Motivasi tim juga menjadi perhatian Lefundes. Ia menilai para pemain mampu menjaga semangat di tengah ketatnya persaingan kompetisi, terlebih setelah menjalani latihan intensif seusai jeda pertandingan.
“Tim pelatih kagum karena pemain sudah menjadi motivator bagi diri mereka sendiri. Motivasi juga semakin terbentuk karena kami sudah melalui latihan yang sangat intens setelah jeda kompetisi,” ungkapnya.
Bermain di Stadion Jatidiri menjadi kesempatan bagi Java United untuk memanfaatkan dukungan publik Jawa Tengah. Lefundes berharap suporter hadir dan menciptakan atmosfer yang mampu membangkitkan semangat para pemain.
“Tentu kita akan memanfaatkan posisi sebagai tuan rumah untuk mendapatkan poin. Semoga atmosfer meriah tercipta di pertandingan besok sehingga kehadiran penonton bisa membantu kami meraih kemenangan,” kata pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Harapan serupa disampaikan Fahreza. Ia menyebut dukungan penonton dapat menjadi tambahan motivasi bagi pemain untuk menampilkan permainan terbaik sekaligus memberikan hiburan bagi suporter.
“Kami pasti merasa lebih termotivasi dan ingin menunjukkan performa terbaik untuk memberikan hiburan kepada penonton. Semoga publik, khususnya di Jawa Tengah, bisa datang langsung ke Jatidiri dan ikut meramaikan pertandingan besok,” ujarnya.
Pertandingan Java United FC melawan Bali United terbuka untuk penonton. Tiket dibanderol Rp27.000 dan dapat dibeli melalui laman resmi javaunited.com.
Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi Java United dalam upaya mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
(*)














Komentar