JURANEWS.ID, KENDAL – Kendal Tornado FC Youth membawa misi penting untuk mengamankan posisi juara ketiga Elite Pro Academy (EPA) Championship 2026 saat menghadapi Adhyaksa FC U-19 pada laga perebutan tempat ketiga di Garudayaksa Football Academy, Sabtu (16/5/2026).
Tim muda berjuluk Laskar Badai Pantura itu datang dengan catatan impresif karena belum terkalahkan sepanjang turnamen.
Namun langkah mereka menuju final harus terhenti setelah kalah selisih gol dari Sumsel United pada babak delapan besar dengan format grup.
Pelatih Kendal Tornado FC Youth, Syaiful Bachri, menegaskan timnya ingin menutup kompetisi dengan kemenangan agar perjuangan panjang para pemain tidak berakhir sia-sia.
“Saya tekankan ke anak-anak untuk bermain maksimal agar tidak ada kekecewaan yang kedua kali. Apalagi kita sudah berjuang sejauh ini,” ujarnya.
Menurut pelatih asal Karanganyar tersebut, seluruh pemain diminta tampil habis-habisan demi membawa pulang kemenangan dan kebanggaan bagi tim.
“Jadi besok harus tampil habis-habisan. Pulang tidak ada rasa lelah, tapi rasa memberikan kebanggaan dan kemenangan,” tambahnya.
Syaiful juga meminta para pemain tetap bermain enjoy di lapangan, namun tetap menjaga fokus, konsentrasi, dan semangat juang seperti laga-laga sebelumnya.
“Kita tidak ingin pulang dengan tangan hampa. Semua akan berjuang di lapangan besok,” katanya.
Sementara itu, winger Kendal Tornado FC Youth, Rangga Dwi Lesmana, menyebut pertandingan perebutan tempat ketiga menjadi kesempatan penting untuk menebus kegagalan lolos ke final.
Pemain yang berstatus “yoyo” dari tim senior tersebut memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur demi meraih kemenangan sekaligus mempertahankan status unbeaten.
“Tentu kami semua termotivasi untuk menang besok. Kami tidak ingin pulang dengan tangan hampa,” ujar Rangga.
(*)













Komentar