JURANEWS.ID, JAKARTA – Lenovo menegaskan perannya sebagai Official Technology Partner FIFA dalam penyelenggaraan FIFA World Cup 2026™ dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang akan menjadi tulang punggung operasional turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Kemitraan strategis yang dimulai sejak Oktober 2024 itu menjadikan Lenovo sebagai satu-satunya mitra teknologi resmi FIFA yang menyediakan ekosistem teknologi terintegrasi untuk mendukung seluruh penyelenggaraan turnamen, mulai dari perangkat keras, pusat data, solusi AI, hingga sistem operasional digital.
Dengan keikutsertaan 48 negara peserta dan perkiraan enam miliar penonton di seluruh dunia, FIFA mempercayakan Lenovo untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan lancar melalui infrastruktur teknologi berperforma tinggi.
AI Lenovo Hadirkan Pengalaman Baru bagi Penggemar
Tak hanya mendukung operasional pertandingan, Lenovo juga menghadirkan berbagai inovasi yang akan mengubah cara penggemar menikmati FIFA World Cup 2026.
Salah satunya adalah Digital Avatar, teknologi berbasis AI yang mampu membangun model tiga dimensi (3D) pemain sepak bola dengan tingkat akurasi tinggi. Teknologi ini akan membantu visualisasi berbagai momen penting pertandingan, termasuk proses penentuan offside.
Selain itu, Lenovo menghadirkan Referee View AI Stabilizer, fitur yang memungkinkan penonton menikmati sudut pandang wasit secara langsung dengan kualitas gambar yang lebih stabil berkat teknologi AI yang mampu mengurangi guncangan kamera hingga 60 persen.
FIFA AI Pro Analisis Jutaan Data Pertandingan
Lenovo bersama FIFA juga mengembangkan FIFA AI Pro, platform analitik sepak bola berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu seluruh tim peserta.
Platform tersebut mampu mengolah jutaan titik data dan menganalisis lebih dari 2.000 metrik pertandingan sehingga menghasilkan analisis secara cepat untuk mendukung evaluasi strategi maupun pengambilan keputusan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, seluruh tim peserta akan memperoleh akses terhadap data pertandingan dalam skala yang lebih luas dan merata.
Lenovo menegaskan bahwa perusahaan tidak mengoperasikan sistem Video Assistant Referee (VAR) pada FIFA World Cup 2026.
Sistem VAR tetap dijalankan oleh Hawk-Eye Innovations, mitra resmi teknologi VAR FIFA yang telah bekerja sama sejak 2017.
Meski demikian, Lenovo memiliki kontribusi penting dalam mendukung teknologi tersebut melalui pengembangan model pemain tiga dimensi, pengelolaan aset digital, hingga penyediaan perangkat ThinkStation yang digunakan untuk mendukung teknologi Semi-Automated Offside Technology (SAOT).
Dengan demikian, keputusan offside yang ditampilkan kepada miliaran penonton akan divisualisasikan menggunakan model digital pemain dengan tingkat presisi tinggi.
Motorola Ikut Ambil Bagian
Sebagai bagian dari Lenovo Group, Motorola juga menjadi Official Smartphone Partner FIFA World Cup 2026 dan FIFA Women’s World Cup 2027.
Motorola akan mendukung berbagai aktivitas promosi di stadion, termasuk penayangan konten digital pada LED perimeter, video board stadion, serta menghadirkan pengalaman yang lebih dekat antara penggemar dan pertandingan melalui perangkat mobile.
Lenovo juga menghadirkan berbagai solusi Smart Stadium, Intelligent Command Center, Smart Wayfinding, hingga Hybrid AI Cloud yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, keamanan, navigasi, serta pengalaman seluruh pihak yang terlibat selama turnamen berlangsung.
Seluruh teknologi tersebut akan dioperasikan melalui dua pusat utama FIFA, yakni International Broadcast Center (IBC) di Dallas, Texas, serta Technology Command Center (TCC) di Coral Gables, Miami.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Lenovo menegaskan komitmennya mendukung FIFA dalam menghadirkan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang lebih cerdas, efisien, dan imersif bagi pemain, ofisial, media, serta miliaran pencinta sepak bola di seluruh dunia.
(*)














Komentar