JURANEWS.ID, JAKARTA – Mandarin Oriental Jakarta membuka tahun 2026 dengan torehan lima sertifikasi dan penghargaan keberlanjutan dari tingkat nasional hingga global. Hotel yang berada di bawah naungan Astra Property ini menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan secara menyeluruh di setiap lini operasional.
Rangkaian pencapaian tersebut dimulai pada November 2025 dengan diraihnya sertifikasi dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC). Sertifikasi yang diverifikasi independen oleh Control Union itu diberikan berdasarkan penilaian atas pengelolaan lingkungan, tanggung jawab sosial, pelestarian budaya, serta transparansi tata kelola.
Pengakuan berlanjut di tingkat regional saat hotel ini menerima penghargaan ASEAN Green Hotel Standard 2026-2028 dalam ajang ASEAN Tourism Forum 2026. Mandarin Oriental Jakarta menjadi salah satu dari lima hotel di Indonesia yang meraih penghargaan tersebut berdasarkan kriteria efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah, keterlibatan komunitas, hingga tanggung jawab rantai pasok.
Tak hanya itu, hotel ini juga dinobatkan sebagai Gold Winner Sustainable 5-Star Hotel dalam Wonderful Indonesia Awards 2025 oleh Kementerian Pariwisata, meraih gelar Jakarta Leading Sustainable City Hotel di Jakarta Tourism Awards 2025, serta memenangkan Hospitality Sector Social Winner dalam Katadata ESG Award.
General Manager Mandarin Oriental Jakarta, Christian Wildhaber, menyatakan bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen, melainkan bagian dari cara hotel beroperasi sehari-hari. Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan dan komunitas menjadi pilar utama dalam setiap keputusan dan pengalaman yang dihadirkan kepada tamu.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk Mindful Meetings yang menghadirkan konsep pertemuan korporat berbasis wellness. Selain itu, 100 persen produk laut yang digunakan bersumber dari pemasok bersertifikasi berkelanjutan sesuai panduan WWF Endangered Seafood Guide, sementara bahan seperti kopi, teh, kakao, vanila, dan gula telah bersertifikat Rainforest Alliance atau Fairtrade, serta penggunaan kertas bersertifikasi FSC.
Dari sisi sosial, Mandarin Oriental Jakarta menjalankan program CSR “Sweetening Lives: A Treat for Goodness” dengan mendonasikan sebagian hasil penjualan American Chocolate Cake kepada Yayasan Emmanuel sepanjang 2025. Dana tersebut mendukung Food Rescue Programme yang telah mendistribusikan lebih dari 26.000 kilogram makanan, serta EduNation Outreach Programme yang membantu pembiayaan pendidikan anak-anak prasejahtera.
Seluruh kinerja keberlanjutan hotel dipantau melalui portal independen Greenview, diaudit oleh LRQA, dan terintegrasi dengan KPI manajemen senior. Dengan pendekatan terukur dan transparan,
Mandarin Oriental Jakarta menegaskan posisinya sebagai pelopor praktik sustainability di industri perhotelan Indonesia, sekaligus mendorong standar baru pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berdampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan.
(*)














Komentar