JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Pembinaan Kerohanian bertema “Sinergi Spiritualitas dan Intelektualitas dalam Mencetak Insan Bermartabat dan Bermanfaat” pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Muladi Dome UNDIP.
Acara ini menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., untuk memperkuat aqidah dan keimanan civitas academica berbasis ilmu pengetahuan dan kerohanian.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-68 UNDIP. Ia juga menjabarkan berbagai upaya UNDIP untuk terus maju sebagai leading-university di Jawa Tengah dan Indonesia, serta menuju World-Class University.
Prof. Suharnomo menyoroti kerja sama UNDIP dengan berbagai universitas dan lembaga di Indonesia dan internasional, termasuk Harvard Medical School dan Liverpool School of Tropical Medicine (LSTM).
Ia juga menyinggung penelitian terhadap pengaruh logam berat pada ikan di wilayah Pantura dan inovasi mesin desalinasi UNDIP yang telah tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Menteri Dikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat.
Ia memperkenalkan “Kebijakan Deep Learning,” sebuah pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk mendalami konsep esensial dengan tiga pilar utama: mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.
Kebijakan Deep Learning ini akan mulai diterapkan secara bertahap di institusi pendidikan dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2025/2026.
Prof. Abdul Mu’ti juga mengingatkan pentingnya mengasah soft-skills dan meningkatkan 21st-century skills berupa critical thinking, communication, creativity, dan collaboration.
Dalam proses pembelajaran, Prof. Abdul Mu’ti mengingatkan agar kita senantiasa memilih jalan menuju kemuliaan, sebagaimana tertulis dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 70.
Ia juga menyinggung hadis Nabi Muhammad SAW tentang menyingkirkan gangguan dari jalan sebagai sedekah.
Kegiatan Pembinaan Kerohanian ini berjalan khusyuk dan penuh dengan wawasan baru, serta sarat dengan nuansa islami.
Acara ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, sari tilawah, dan penampilan sholawat dari Majelis Sholawat Nurul Ilmi (MSNI) Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNDIP dan UKM Ready.
Acara ini diharapkan dapat memperkuat aqidah dan keimanan civitas academica UNDIP berbasis ilmu pengetahuan dan kerohanian, serta mendukung implementasi Kebijakan Deep Learning dalam pendidikan di Indonesia.
(*)









Komentar