VIDEO Optimistis 2026, KIW Tawarkan Lebih dari Sekadar Lahan Industri

KIW Siapkan Fasilitas Penunjang dan Ekosistem Terintegrasi untuk Tarik Investor di 2026

KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZSmYMTNC7/

 

JURANEWS.ID, SEMARANG – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) terus berupaya memberikan nilai tambah bagi para tenant dan karyawannya melalui penyediaan fasilitas penunjang serta penguatan ekosistem industri.

 

Hal itu disampaikan Direktur Utama KIW, Ahmad Fauzie Nur, dalam acara ngobrol santai bersama media bertajuk “Let’s Talk with KIW – Media Hangout” di Gerhana Resto & Cafe, Kota Semarang, Kamis (12/2).

 

Dalam kesempatan tersebut, Fauzie menegaskan bahwa KIW tidak hanya menyediakan lahan industri, tetapi juga berkomitmen menghadirkan fasilitas pendukung yang mampu meningkatkan kenyamanan dan produktivitas.

 

“Kami ingin memfasilitasi berbagai fasilitas penunjang dan memberikan nilai lebih bagi para tenant maupun karyawan di kawasan,” ujarnya.

 

Menurutnya, fasilitas yang dihadirkan tidak semata-mata berorientasi pada kebutuhan operasional industri, tetapi juga mendukung kegiatan internal perusahaan, termasuk aktivitas yang dapat mempererat kebersamaan antar karyawan.

 

“Harapannya, kegiatan-kegiatan yang bisa digelar oleh karyawan di dalam kawasan dapat menciptakan bonding yang lebih kuat,” tambahnya.

 

Fauzie mengungkapkan, saat ini KIW telah dihuni ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor. Seiring dengan masuknya investor-investor baru, pihaknya terus melanjutkan inisiasi pengembangan ekosistem industri yang telah dirancang sejak lama.

 

“Kami sudah memulai pengembangan ekosistem ini sejak lama. Ketika investor dari Asia dan wilayah lain mulai berdatangan, kami ingin menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar lahan,” jelasnya.

 

Ia menekankan bahwa konsep yang dibangun KIW adalah menghadirkan ekosistem terintegrasi. Tenant tidak hanya menyewa lahan atau bangunan, tetapi juga memperoleh dukungan jaringan bisnis, kemudahan akses, hingga peluang kolaborasi antar pelaku usaha di dalam kawasan.

 

“Di KIW, tenant bukan hanya menyewa. Mereka akan mendapatkan ekosistem yang menunjang produksi, jaringan suplai, hingga potensi pasar. Ini yang menjadi nilai tambah kami,” tegas Fauzie.

 

Dengan pendekatan tersebut, KIW berharap mampu meningkatkan daya saing kawasan sekaligus menjadikan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Tengah.

(*)

Komentar