Pemkab Pemalang Pastikan Kopdes Merah Putih Tidak Tumpang Tindih dengan BUMDes

Pemkab Pemalang menegaskan Kopdes Merah Putih akan berjalan berdampingan dengan BUMDes untuk memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan masyarakat.

JURANEWS.ID, PEMALANG — Pemerintah Kabupaten Pemalang memastikan keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan tumpang tindih dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Keduanya disebut akan berjalan sesuai fungsi dan bidang masing-masing sehingga dapat saling mendukung dalam memperkuat perekonomian desa.

Sekretaris Urusan Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Pemalang, Kholimin, mengatakan Kopdes Merah Putih dan BUMDes memiliki peran berbeda dalam pembangunan ekonomi masyarakat desa.

“Keduanya akan berjalan sesuai bidang masing-masing sehingga dapat saling mendukung dalam memperkuat perekonomian desa,” ujar Kholimin.

Menurutnya, Pemkab Pemalang berharap keberadaan Kopdes Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Selain itu, koperasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” katanya.

Kholimin menjelaskan, Kopdes Merah Putih Desa Penggarit merupakan bagian dari program nasional Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Secara keseluruhan terdapat 1.061 unit Kopdes Merah Putih dalam program tersebut.

“Kopdes Merah Putih Desa Penggarit termasuk dalam 130 unit kawasan Kabupaten Pemalang yang telah rampung seutuhnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, mengatakan pihaknya akan fokus mengembangkan sektor agro dan pemberdayaan petani melalui koperasi desa tersebut.

Salah satu komoditas unggulan yang mulai dikembangkan yakni jagung.

“Salah satu komoditas unggulan yang mulai kami kembangkan yaitu jagung,” kata Imam.

Melalui keberadaan Kopdes Merah Putih, pemerintah desa berharap hasil panen petani dapat ditampung secara langsung oleh koperasi.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak maupun spekulan.

Di akhir pernyataannya, Kholimin mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, lintas instansi, hingga BUMD untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan keberadaan Kopdes Merah Putih.

“Tentunya juga mengembangkan dan memanfaatkan Kopdes Merah Putih demi kemajuan Kabupaten Pemalang,” pungkasnya.

(*)

Komentar