JURANEWS.ID, PATI – Plaza Pragolo Pati, yang terletak di Jalan Pantura Pati-Kudus, kini dalam kondisi memprihatinkan. Tempat yang dulunya diharapkan menjadi pusat keramaian dan UMKM Kabupaten Pati ini tampak lengang dan sepi pengunjung.
Pantauan Selasa (10/1/2026) menunjukkan bahwa gedung yang menyandang identitas “Pusat Produk Unggulan Kabupaten Pati” ini terlihat sepi. Banyak pintu akses utama terkunci, menandakan bahwa banyak area sudah tidak lagi terbuka untuk umum.
Lorong-lorong di dalam gedung tampak sunyi dengan pencahayaan seadanya. Sebagian besar toko terlihat tutup, dan hanya sedikit gerai yang menyisakan stok barang tanpa penjagaan. Ruangan yang seharusnya menjadi tempat pameran produk kerajinan justru digunakan untuk menyimpan tumpukan kardus dan galon air minum.
Di area pujasera, deretan meja dan kursi tertata rapi namun tidak ada aktivitas pembeli. Hanya satu pedagang yang masih bertahan di deretan lapak kuliner sisi timur, yaitu Ristiyati, warga Desa Dadirejo, Kecamatan Margorejo. Ia mengaku nekat bertahan meski jumlah pengunjung menurun drastis.
Menanggapi kondisi ini, Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menjelaskan bahwa ada strategi baru untuk menarik minat pengunjung, yaitu melalui penyediaan fasilitas internet gratis.
(*)















Komentar