JURANEWS.ID, SEMARANG – Sebuah insiden ketegangan terjadi di lingkungan SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan pada Selasa sore (11/2/2026), ketika seorang pemuda diduga provokator tertinggal dari kelompoknya dan melakukan aksi provokasi di depan sekolah.
Pemuda Bawa Celurit, Sempat Menjadi Sasaran Kemarahan Massa
Menurut keterangan saksi mata, pemuda yang mengaku berasal dari SMK Ma’arif Kota Magelang terlihat membawa senjata tajam jenis celurit. Kehadirannya yang menantang memancing emosi warga serta pihak keamanan sekolah yang ada di lokasi.
Aksi nekat pemuda ini berakhir ketika ia berhasil dikepung oleh massa. Oknum tersebut sempat menjadi sasaran kemarahan warga sebelum akhirnya situasi dapat dikendalikan oleh pihak berwenang.
Video kejadian tersebut viral di media sosial pada Kamis (12/2/2026), memperlihatkan detik-detik saat pemuda tersebut diamankan oleh sejumlah orang di area parkir sekolah.
Sekolah Imbau Siswa Tetap Tenang, Kasus Ditangani Polisi
Pihak sekolah mengimbau seluruh siswa untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi-aksi serupa. Kasus ini kini telah ditangani oleh kepolisian setempat yang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku dan rombongan lainnya.
Penyelidikan bertujuan untuk mengungkap latar belakang insiden dan mencegah terjadinya tawuran antar-pelajar di wilayah Magelang.
(*)









Komentar