JURANEWS.ID, YOGYAKARTA – PSIS Semarang menggelar latihan bersama menghadapi tim peserta Liga 4, UAD FC, dalam rangkaian agenda pemusatan latihan (training camp) di Yogyakarta. Laga uji coba tersebut dimanfaatkan tim pelatih untuk melihat perkembangan dan karakter para pemain.
Pada babak pertama, PSIS Semarang menurunkan susunan pemain Mario Londok (GK), Otavio Dutra, Aldair Simanca, Alwi Fadhilah, Ibrahim Sanjaya, Madilesa, M. Hidayat, Esteban Viscarra, Doni Sormin, Rangga Sumarna, dan Beto Goncalves.
Sejak awal pertandingan, PSIS tampil dominan dan menekan pertahanan UAD FC. Gol pembuka tercipta di pertengahan babak pertama melalui Beto Goncalves yang memanfaatkan umpan dari Esteban Viscarra. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tim pelatih melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Raka Octa (GK), M.D. Ibrohim, M. Rio, Gustur Cahyo, Aqsha Saniskara, Delfin Rumbino, Tegar Infantrie, Fahmi Al-Ayyubi, Wawan Febriyanto, dan Krisna Jhon.
Permainan PSIS semakin agresif di babak kedua. Berbagai variasi serangan berhasil dikembangkan dan menghasilkan banyak peluang yang berujung gol.
Krisna Jhon tampil gemilang dengan mencetak lima gol. Sementara itu, Ocvian Chanigio, M. Rio, dan Tegar Infantrie masing-masing turut menyumbangkan satu gol.
Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan telak 9-0 untuk PSIS Semarang atas UAD FC.
Direktur Teknik PSIS Semarang, Alfredo Vera, menegaskan bahwa hasil akhir bukan fokus utama dari laga uji coba tersebut. Menurutnya, pertandingan ini lebih difokuskan pada proses evaluasi pemain.
“Terlepas dari hasil, kami dari tim pelatih ingin mengobservasi dan menganalisis pemain untuk diterapkan dalam sistem yang sedang kami kembangkan. Uji coba ini penting untuk mengetahui karakter dan kualitas pemain. Setidaknya kami memiliki data performa pemain untuk persiapan pertandingan pada 15 Februari 2026,” ujar Alfredo Vera.
PSIS Semarang dijadwalkan masih akan melanjutkan rangkaian pemusatan latihan di Yogyakarta hingga Selasa, 10
Februari 2026.
(*)















Komentar