JURANEWS.ID, SEMARANG – PSIS Semarang kembali memperkuat komposisi skuadnya untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/27. Kali ini, Mahesa Jenar resmi mendatangkan bek muda Akbar Arjunsyah guna menambah kekuatan di sektor pertahanan.
Pemain berusia 24 tahun asal Sidoarjo tersebut bergabung setelah sebelumnya membela Dewa United. Sebelum itu, Akbar juga sempat memperkuat Persija Jakarta serta menjalani masa peminjaman bersama Persijap Jepara, sehingga dinilai memiliki pengalaman yang cukup di kompetisi sepak bola nasional.
Kehadiran Akbar menjadi bagian dari upaya manajemen PSIS dalam membangun skuad yang kompetitif untuk mengarungi musim 2026/27 sekaligus mewujudkan target promosi ke Super League.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Moch. Reza Handhika, mengatakan perekrutan Akbar dilakukan berdasarkan kebutuhan tim untuk memperkuat lini belakang dengan pemain yang masih berada di usia produktif dan memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sepak bola Indonesia.
“Selamat datang kepada Akbar Arjunsyah di keluarga besar PSIS Semarang. Akbar merupakan pemain yang masih berada di usia produktif dan memiliki pengalaman bermain di beberapa klub kompetitif. Kami berharap kehadirannya dapat menambah kualitas di lini pertahanan, cepat beradaptasi dengan tim, serta memberikan kontribusi maksimal untuk membantu PSIS mencapai target promosi ke Super League musim depan,” ujar Reza.
Sementara itu, Akbar Arjunsyah mengaku bersyukur dapat bergabung bersama Mahesa Jenar. Ia bertekad memberikan penampilan terbaik demi membantu PSIS meraih prestasi pada musim mendatang.
“Alhamdulillah senang akhirnya bisa menjadi bagian dari PSIS Semarang. Dengan kemampuan yang saya miliki saya ingin memberikan yang terbaik di sini. Mohon doa dan dukungannya untuk Panser Biru dan Snex,” ungkap Akbar.
Dengan bergabungnya Akbar Arjunsyah, PSIS berharap sektor pertahanan semakin solid sehingga mampu bersaing di papan atas Pegadaian Championship 2026/27. Manajemen optimistis kombinasi pemain muda dan berpengalaman akan menjadi modal penting dalam perjuangan mengembalikan Mahesa Jenar ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
(*)
















Komentar