PSIS Semarang Takluk 0-3 di Kandang, Coach Jafri Sastra Akui Kurang Disiplin

Permainan PSIS Dinilai Jauh Dari Ekspektasi

JURANEWS.ID, SEMARANG – PSIS Semarang harus menelan pil pahit usai kalah telak 0-3 saat menghadapi Deltras FC dalam pertandingan lanjutan kompetisi. Kekalahan tersebut menjadi sorotan setelah permainan PSIS dinilai jauh dari ekspektasi.

Pelatih kepala PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengakui hasil negatif tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih. Ia menilai anak asuhnya telah bekerja keras, namun kurang disiplin dalam menjalankan instruksi di lapangan.

“Ini pertandingan yang memang tidak sesuai dengan harapan kami. Bukan soal skor semata, tapi kami kurang disiplin di lapangan. Hasil pahit ini tentu menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala,” ujarnya usai pertandingan.

Menurutnya, sejumlah rencana permainan yang telah dipersiapkan dalam latihan tidak mampu diaplikasikan dengan baik saat pertandingan berlangsung. Hal itu membuat PSIS kesulitan mengimbangi permainan lawan.

“Kami sudah mencoba melakukan rotasi pemain untuk mencari solusi dan memasukkan pemain yang lebih segar. Namun hasilnya justru tidak sesuai harapan. Apa yang kami latih tidak muncul di pertandingan,” jelasnya.

Perwakilan pemain PSIS Semarang, Doni Sormin, juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil tersebut. Ia mengakui seluruh pemain merasa kecewa dan gagal memberikan poin penuh di laga ini.

“Kami mohon maaf kepada warga Semarang dan suporter PSIS. Kami semua pemain sangat kecewa dengan hasil ini. Namun kami akan berusaha memperbaiki di pertandingan selanjutnya dan tampil lebih baik,” ucapnya.

Jafri Sastra menambahkan, PSIS akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menyoroti bahwa lawan-lawan yang dihadapi PSIS pada putaran ini merupakan tim papan atas, sehingga dibutuhkan fokus dan kedisiplinan ekstra.

“Semua lawan di putaran ini berada di papan atas dan mereka bekerja keras. Kami akan terus memotivasi pemain. Besok kami akan berkumpul lagi, berbicara, menyusun program baru, dan bersiap agar pengalaman pahit hari ini tidak terulang di laga berikutnya,” pungkasnya.

(*)

Komentar