JURANEWS.ID, JAKARTA – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB. Namun, tantangan masih besar mengingat 99 persen pelaku usaha masih berada di skala mikro, terutama perempuan yang kerap menghadapi kendala literasi digital, akses pasar, dan pembiayaan.
Berdasarkan pengalaman para pelaku usaha yang telah berhasil berkembang, ada lima pola pikir atau mindset krusial yang perlu dimiliki untuk membawa bisnis naik ke level yang lebih tinggi.
1. Siap dan Adaptif dengan Perubahan
Di era digital, teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Data INDEF 2024 menunjukkan digitalisasi mampu meningkatkan omzet hingga 50 persen. Hal ini dibuktikan oleh Aisyah Nur Asri, pemilik Mad Quinn Beauty dan juara SisBerdaya 2025, yang memanfaatkan media sosial, landing page, hingga kecerdasan buatan (AI) untuk efisiensi dan pemasaran.
2. Jangan Lelah Belajar
Pendidikan dan pelatihan bukan hanya soal menambah ilmu, tetapi juga membuka akses ke mentor dan jaringan baru. Inne Viryani, pemilik Riasafood, mengaku usahanya tumbuh signifikan hingga 130 persen setelah mendapatkan wawasan baru lewat program pengembangan kapasitas.
3. Perbanyak Relasi, Perluas Peluang
Jaringan adalah aset berharga. Eka Shandy Andi Ishak, pendiri diTUTA, mencontohkan bahwa aktif di komunitas usaha dan organisasi daerah mampu membuka peluang pasar yang lebih luas dan kolaborasi strategis.
4. Usaha Kecil Pun Bisa Berdampak Besar
Bisnis tidak hanya soal keuntungan, tapi juga kontribusi sosial. Hj. Nurlaela dari Cantika Sabbena berhasil menggabungkan pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan (90% karyawan wanita), dan prinsip ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah kain.
5. Tekun dan Konsisten
Ketekunan adalah kunci utama. Kisah Rani Mei Lestari, penyandang disabilitas yang mendirikan DISPROMAN Laundry dan meraih juara 3 DisBerdaya 2025, membuktikan bahwa konsistensi dan semangat mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan serta membuka lapangan kerja bagi sesama.
DANA Buka Pendaftaran SisBerdaya & DisBerdaya 2026
Mendorong lebih banyak perempuan pelaku UMKM untuk mengadopsi pola pikir tersebut, DANA bersama Ant International Foundation kembali menggelar program SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 dengan tema “Perempuan Berteknologi Membangun Bisnis & Kesetaraan”.
“Dalam tiga tahun terakhir, program ini telah menjangkau sekitar 9.000 UMKM. Tahun ini kami targetkan 6.000 peserta, naik 20 persen, dengan kurikulum baru termasuk manajemen keuangan,” ujar Olavina Harahap, Director of Communications DANA.
Program ini juga didukung penuh oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlujungan Anak (KemenPPPA). “Kami memastikan tidak ada perempuan yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi,” tegas Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan.
Syarat dan Cara Daftar:
* Terbuka bagi perempuan pelaku UMKM yang berjalan minimal 6 bulan.
* Kategori: Ultra Mikro (Rp1–10 juta/bulan) dan Mikro (Rp11–30 juta/bulan).
* Periode Pendaftaran: 1 – 28 April 2026.
* Link Pendaftaran:
* SisBerdaya: https://s.dana.id/SISBERDAYA2026
* DisBerdaya: https://s.dana.id/DISBERDAYA2026
Pendaftaran gratis. Peserta terpilih akan mengikuti pelatihan selama tiga bulan menuju puncak acara pada 30 Juni 2026.
(*)














Komentar