JAKARTA, JURANEWS.ID – Memperingati Hari Batik Nasional 2026, JNE kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung karya anak bangsa dan pertumbuhan UMKM lokal.
Kali ini, JNE hadir sebagai Official Logistics Partner dalam peluncuran koleksi batik eksklusif bertajuk “Menemani”, yang diinisiasi jenama fesyen MANDALAS melalui kolaborasi dengan Yayasan Habibie & Ainun.
Koleksi tersebut mengangkat nilai dan warisan inspiratif dari kisah Habibie dan Ainun, khususnya tentang cinta, kesetiaan, persahabatan, serta perjalanan dua insan yang saling menemani sepanjang kehidupan.
Koleksi “Menemani” terinspirasi dari kisah pertemuan Habibie dan Ainun pada suatu malam di Bandung pada awal 1960-an.
Saat itu, Habibie yang sedang pulang dari Eropa singgah ke rumah yang pernah dikenalnya. Di tempat tersebut, ia kembali bertemu dengan seorang gadis yang pernah dilihatnya semasa kecil dan kini telah tumbuh menjadi perempuan dewasa.
Pertemuan sederhana tersebut kemudian menjadi awal perjalanan keduanya untuk saling menemani seumur hidup.
Melalui koleksi ini, MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun membawa pesan bahwa kisah cinta tidak selalu dimulai dengan sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah pertemuan sederhana justru menjadi awal dari perjalanan yang memberikan arti panjang.
Co-Founder MANDALAS Daniel Anugrah Wiranata mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat Indonesia semakin bangga mengenakan busana karya sendiri.
“Kami ingin mewujudkan mimpi besar MANDALAS agar masyarakat Indonesia semakin bangga mengenakan busananya sendiri, termasuk batik sebagai warisan budaya bangsa yang sarat akan makna,” ujar Daniel.
Batik Jadi Media Menyampaikan Nilai Kehidupan
Direktur Yayasan Habibie & Ainun Nadia Sofia Habibie mengatakan, koleksi “Menemani” tidak hanya menghadirkan batik sebagai produk fesyen.
Menurutnya, koleksi tersebut juga menjadi sarana untuk membawa nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari kisah Habibie dan Ainun ke dalam keseharian masyarakat.
“Lewat koleksi ini, kami ingin masyarakat bisa merasakan dan membawa nilai-nilai cinta, kesetiaan, serta persahabatan lebih dekat dalam balutan busana sehari-hari. Ini menjadi cara untuk melanjutkan kekuatan cinta mereka di luar tembok Wisma Habibie & Ainun, agar bisa terus menemani di setiap momen bermakna dalam hidup kita,” tutur Nadia.
Dalam kolaborasi tersebut, JNE tidak hanya berperan sebagai mitra logistik, tetapi juga memberikan dukungan berupa promo hemat ongkos kirim bagi masyarakat yang membeli koleksi batik “Menemani”.
Promo berlaku mulai 2 Oktober hingga 31 Desember 2026 dengan tujuan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia.
Program tersebut menjadi bagian dari apresiasi JNE dalam memperingati Hari Batik Nasional sekaligus memperkuat komitmennya dalam mendukung UMKM dan jenama lokal.
Promo dapat diakses melalui situs resmi JNE.
Eri Palgunadi selaku SVP Marketing Group Head JNE mengatakan, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk terus memberikan pelayanan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia.
“Menyambut usia JNE yang ke-36 tahun dengan mengusung tema ‘Melesat Hebat’, JNE terus berkomitmen untuk mendukung UMKM Indonesia agar dapat tumbuh bersama melalui semangat ‘Connecting Happiness’, serta berharap kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah dan dampak positif yang luas bagi jenama lokal di Indonesia,” ujar Eri.
Kolaborasi MANDALAS, Yayasan Habibie & Ainun dan JNE tersebut menjadi salah satu cara memperingati Hari Batik Nasional dengan membawa batik lebih dekat ke kehidupan sehari-hari, sekaligus membuka akses lebih luas bagi karya jenama lokal untuk menjangkau masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
(*)















Komentar