JURANEWS.ID, SEMARANG -Tren musik HipDut yang memadukan unsur hip-hop dan dangdut koplo kian populer di kalangan anak muda. Tak hanya menghadirkan warna baru dalam industri musik, fenomena ini juga mendorong lahirnya gaya berbusana yang ekspresif dan penuh karakter.
Seiring berkembangnya tren tersebut, gaya berpakaian atau outfit of the day (OOTD) untuk menghadiri konser HipDut turut menjadi sarana ekspresi diri. Shopee pun menghadirkan berbagai inspirasi padu padan busana melalui ragam produk dari brand lokal.
Dalam rekomendasinya, Shopee menekankan pentingnya pemilihan atasan berkarakter sebagai elemen utama untuk tampil menonjol. Koleksi dari Catha, misalnya, menawarkan pilihan atasan dengan detail unik dan warna mencolok yang dapat memperkuat tampilan.
Untuk bawahan, keseimbangan menjadi kunci. Brand lokal seperti Colorbox menghadirkan pilihan celana dan rok dengan desain nyaman, seperti baggy pants, cargo, hingga mini skirt yang tetap stylish namun fleksibel untuk bergerak di tengah suasana konser.
Sementara itu, aksesori menjadi pelengkap penting dalam membangun keseluruhan gaya. Produk dari brand lokal seperti Stufistalk dapat digunakan untuk memperkuat sentuhan hip-hop melalui penggunaan perhiasan berlapis, headpiece, hingga belt dengan desain unik.
Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengatakan tren HipDut tidak hanya berdampak pada industri musik, tetapi juga membuka peluang bagi brand lokal untuk berkembang.
“HipDut bukan hanya tentang musik, tetapi juga ruang ekspresi diri. Tren ini membuka peluang bagi brand lokal untuk semakin relevan dengan generasi muda,” ujarnya.
Shopee menilai, melalui dukungan terhadap produk lokal dan ragam pilihan gaya, masyarakat dapat lebih leluasa mengekspresikan diri sekaligus mendukung perkembangan industri kreatif dalam negeri.
Dengan semakin berkembangnya tren ini, gaya busana konser HipDut diprediksi akan terus berevolusi sebagai bagian dari identitas budaya populer anak muda Indonesia.
(*)








Komentar