SEMARANG, JURANEWS.ID – Universitas Diponegoro (UNDIP) menyiapkan tujuh tim mahasiswa untuk berlaga di babak final Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) tingkat nasional 2026. Seluruh delegasi tersebut berhasil melaju ke final pada empat kategori kompetisi yang digelar di UNDIP, Semarang, pada 26–28 Oktober 2026.
Keberhasilan ini menjadi catatan positif bagi UNDIP dalam persaingan akademik nasional, khususnya bidang statistika dan sains data. Kampus tersebut sebelumnya pernah meraih Juara Pertama Statistics Essay Competition pada 2023 dan Juara Pertama Big Data Challenge pada 2025.
Tujuh ketua tim yang akan mewakili UNDIP di babak final terdiri atas Tatia Ovitaning Mandani pada Statistics Essay Competition (SEC), Muhammad Fikri Julian Nugroho dan Nasyah Rizky Putri pada Statistics Infographic Competition (SIC), serta Ulinnuha Zaidan Yahya pada National Statistics Competition (NSC).
Sementara itu, tiga delegasi lainnya, yakni Fauzan Abdullah, Samuel Fransnico Ourson, dan Arya Haris Prasetio Siahaan, akan bertanding pada kategori Big Data Challenge (BDC).
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengapresiasi keberhasilan tujuh tim tersebut menembus babak final. Ia berharap mahasiswa tidak hanya mengejar prestasi kompetisi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi berbasis data yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan tujuh tim UNDIP melaju ke final merupakan prestasi yang membanggakan. Kami ingin mahasiswa UNDIP tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi berbasis data yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Suharnomo.
Menurutnya, Satria Data menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dan kontribusi generasi muda dalam mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
UNDIP Perkuat Kompetensi Analitis dan Kolaborasi
Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., menilai keberhasilan delegasi melaju ke final di seluruh kategori menunjukkan potensi dan daya saing akademik mahasiswa.
Ia menegaskan pentingnya pembinaan untuk memperkuat kemampuan analitis, pemecahan masalah, kreativitas, serta kolaborasi lintas disiplin.
Heru berharap seluruh tim dapat tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan hasil terbaik bagi UNDIP dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
Satria Data merupakan agenda tahunan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Pada penyelenggaraan 2026, kompetisi ini mengusung tema “Talenta Sains Data Berdampak: Mengolah Data, Menggerakkan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.
Empat kategori yang diperlombakan meliputi Statistics Essay Competition (SEC), Statistics Infographic Competition (SIC), National Statistics Competition (NSC), dan Big Data Challenge (BDC).
Dengan dukungan sivitas akademika dan pendampingan akademik, kontingen UNDIP diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tantangan berikutnya adalah mengubah keberhasilan menembus final menjadi prestasi sekaligus menghadirkan gagasan sains data yang relevan bagi kebutuhan masyarakat.
(*)












Komentar