JURANEWS.ID, Ogan Ilir – Universitas Diponegoro (UNDIP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kawasan transmigrasi di Indonesia.
Melalui Program Transmigrasi Patriot, tim UNDIP yang dipimpin oleh Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, S.T., M.T., MPS, bersama Prof. Dr. Walter Timo de Vries dari Technical University of Munich (TUM), Jerman, dan Prof. Dr. Achmad Zulfa Juniarto, melakukan kunjungan ke Kawasan Transmigrasi Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi terkini kawasan transmigrasi yang dihuni oleh 15 kepala keluarga (KK).
Tim UNDIP mendengarkan aspirasi masyarakat terkait berbagai permasalahan yang dihadapi, terutama kondisi infrastruktur dan layanan dasar seperti listrik yang belum memadai serta rumah penduduk yang mengalami kerusakan.
Camat Muara Kuang, Muhammad Alfian, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan dukungan dari UNDIP.
Masyarakat setempat juga tengah mengembangkan budidaya jeruk sebagai potensi unggulan daerah, namun menghadapi kendala penyakit kuning.
Mereka berharap adanya penyuluhan dan pendampingan teknis terkait jenis pupuk dan metode penanganan yang tepat.
Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Prof. Ir. Didik Wisnu Widjajanto, M.Sc. Res., Ph.D., Jon Andri Efendi Tumanggor, Lidya Annisa Putri, Muhammad Abduh Rasyid Ridho, dan Widya Endang Hartina.
Kegiatan monitoring ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan), dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan).
Kunjungan ini diharapkan dapat mewujudkan komitmen UNDIP dalam mendukung keberhasilan program transmigrasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
(*)








Komentar