JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mendapat kepercayaan nasional dengan ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 1644/DST/B2/DT.01.00/2026 tertanggal 14 Mei 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting bagi UNDIP karena sebelumnya kampus ini telah dua kali sukses menjadi penyelenggara PIMNAS, yakni pada PIMNAS XI Tahun 1998 dan PIMNAS XXVII Tahun 2014.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengatakan penunjukan tersebut bukan sekadar kehormatan institusional, tetapi juga bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas akademik dan tata kelola universitas dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia.
“PIMNAS bukan hanya kompetisi mahasiswa, tetapi ruang lahirnya inovasi, kolaborasi, dan gagasan masa depan Indonesia. UNDIP siap menyambut seluruh peserta dari berbagai perguruan tinggi dengan semangat kolaboratif dan atmosfer akademik yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, UNDIP ingin menghadirkan penyelenggaraan PIMNAS yang tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi seluruh peserta.
Sementara itu, Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., menyampaikan bahwa universitas akan segera mempersiapkan berbagai aspek pendukung penyelenggaraan.
Persiapan tersebut meliputi infrastruktur, akomodasi, sistem pendukung kompetisi, hingga penguatan atmosfer akademik yang inklusif dan produktif.
Menurutnya, penunjukan sebagai tuan rumah menjadi tantangan tersendiri karena UNDIP harus mempersiapkan penyelenggaraan sekaligus menjaga prestasi sebagai delegasi peserta.
“UNDIP memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan kegiatan ilmiah nasional berskala besar. Penunjukan ini menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan PIMNAS yang berkualitas, profesional, dan mampu memperkuat budaya riset serta inovasi mahasiswa Indonesia,” jelasnya.
PIMNAS merupakan puncak kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mempertemukan karya terbaik mahasiswa Indonesia dalam bidang riset, teknologi, pengabdian masyarakat, kewirausahaan, hingga gagasan futuristik.
Ajang nasional tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas budaya ilmiah dan inovasi mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia.
Ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi yang lolos seleksi ketat akan berkompetisi dalam sembilan bidang utama PKM, mulai dari riset eksakta, riset sosial humaniora, karsa cipta, kewirausahaan, pengabdian masyarakat, penerapan IPTEK, karya inovatif, video gagasan konstruktif, hingga gagasan futuristik.
Pada penyelenggaraan PIMNAS ke-38 Tahun 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar, UNDIP berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan menempati posisi keempat nasional setelah meraih total 14 medali.
Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisi UNDIP sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mendorong budaya riset, inovasi, dan kreativitas mahasiswa di tingkat nasional.
(*)













Komentar