SEMARANG, JURANEWS.ID – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) memperkuat kesiapan mahasiswa dan calon wisudawan menghadapi perubahan dunia kerja melalui Workshop Karir dan Kewirausahaan yang digelar Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa, calon wisudawan, serta keluarga besar Unwahas. Calon wisudawan Unwahas ke-47 juga mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya Unwahas menyiapkan lulusan agar tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga kompetensi profesional, karakter, pengalaman, jejaring, serta kemampuan berwirausaha.
Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. Helmy Purwanto, ST, MT, IPM, mengatakan perubahan teknologi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), transformasi industri dan dinamika kebutuhan dunia usaha telah mengubah peta persaingan dunia kerja.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus berani memanfaatkan peluang yang tersedia.
“Ijazah saja tidak cukup. Lulusan perguruan tinggi membutuhkan kompetensi, pengalaman, karakter, kemampuan berkomunikasi, kemampuan beradaptasi, jejaring, serta keberanian untuk mengambil peluang,” ujar Helmy.
Ia juga menekankan pentingnya mentalitas sebagai pembelajar sepanjang hayat. Kemampuan untuk terus belajar dinilai menjadi salah satu modal penting bagi lulusan menghadapi perubahan kebutuhan industri.
Dorong Lulusan Tak Hanya Jadi Pencari Kerja
Workshop Karir dan Kewirausahaan tersebut juga menjadi bagian dari transformasi Unwahas melalui semangat IDEA, yakni Internasionalisasi, Digitalisasi, Entrepreneurship/Leadership, dan Aswaja.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dan calon wisudawan mendapatkan wawasan mengenai pengembangan karier, peluang profesional, kewirausahaan hingga kesiapan menghadapi mobilitas tenaga kerja.
Unwahas juga memberikan perhatian terhadap peluang kerja internasional. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai kesempatan bekerja di luar negeri secara aman, profesional, kompetitif dan bermartabat.
Kehadiran Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Drs. H. Mukhtarudin, menjadi salah satu bagian penting dalam workshop tersebut.
Kehadiran Mukhtarudin diharapkan dapat memberikan perspektif lebih luas kepada mahasiswa, calon wisudawan dan alumni mengenai peluang karier, mobilitas tenaga kerja serta kesempatan bekerja di luar negeri.
Selain itu, Founder dan Director Hantari Consulting, Hesti Nur Lestari, S.Psi., MBA., Psikolog, LCPC, turut memberikan pengalaman dan perspektif profesional kepada peserta.
Siapkan Lulusan yang Adaptif dan Berdaya Saing
Unwahas menilai perubahan dunia kerja tidak semestinya hanya dipandang sebagai tantangan. Perubahan tersebut juga membuka ruang bagi lulusan untuk menciptakan peluang baru.
Karena itu, lulusan diharapkan tidak berhenti pada orientasi sebagai pencari kerja. Mereka juga didorong memiliki keberanian dan kemampuan menciptakan lapangan pekerjaan melalui kewirausahaan maupun inovasi.
Workshop ini sekaligus menjadi upaya memperkuat kesiapan calon lulusan sebelum memasuki dunia profesional.
Dengan bekal kompetensi, pengalaman, karakter, jejaring dan semangat kewirausahaan, lulusan Unwahas diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui karya dan pengabdian, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Lulusan Unwahas harus berjaya, mengabdi dengan karya, mendunia dengan nilai Aswaja.”
(*)
















Komentar