Unwahas Kukuhkan Prof. Rita Dwi Ratnani sebagai Guru Besar, Perkuat Komitmen pada Inovasi Lingkungan

Keilmuan Pengelolaan Lingkungan Jadi Jawaban Tantangan Global

JURANEWS.ID, SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Rita Dwi Ratnani, ST, M.Eng, IPM sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Pengelolaan Lingkungan. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Fakultas Farmasi Kampus II Unwahas, Gunungpati, pada Kamis (30/4/2026), dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan dan profesional.

 

Hadir dalam acara tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, perwakilan Yayasan Wahid Hasyim Semarang, jajaran pimpinan universitas, anggota Senat Unwahas, serta tamu undangan dari lingkungan akademik dan industri.

 

Dalam sambutannya, Rektor Unwahas menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar prestasi individu, melainkan kontribusi strategis bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi permasalahan masyarakat.

 

“Pengukuhan ini adalah simbol tanggung jawab keilmuan. Bidang yang ditekuni Prof. Rita sangat relevan untuk menjawab tantangan lingkungan yang makin kompleks di tingkat global,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Rektor berharap kehadiran guru besar baru ini dapat memperkuat posisi kampus sebagai penghasil inovasi yang aplikatif. “Karya ilmiah yang dihasilkan harus tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga bisa diterapkan dan memberikan solusi nyata. Ini wujud nyata semangat Unwahas Unggul dan Unwahas Berdampak,” tambahnya.

 

Sementara itu, dalam pidato ilmiahnya, Prof. Rita menyatakan komitmennya untuk terus mendorong riset pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

 

“Pengelolaan lingkungan sudah bukan pilihan, tapi keharusan. Perguruan tinggi punya peran sentral dalam menghadirkan solusi berbasis bukti penelitian,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang keilmuan serta sinergi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha. “Dengan kerja sama yang solid, kita bisa menciptakan teknologi yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi Unwahas untuk memperkuat budaya akademik dan memotivasi dosen-dosennya meraih jenjang karir tertinggi. Saat ini, Unwahas memiliki 9 fakultas dengan beragam program studi, dan pada tahun 2026 ini juga membuka sejumlah program studi baru sebagai bagian dari strategi pengembangan institusi.

 

Acara ditutup dengan harapan agar keberadaan guru besar baru ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia.

 

(*)

Komentar