JURANEWS.ID, SIDOARJO – Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah menjadi 14 orang.
Data terbaru per Jumat (3/10) pukul 23.05 WIB mencatat total 167 korban terdampak dalam insiden tersebut.
Dari jumlah itu, 103 orang dinyatakan selamat, 14 orang masih dirawat di rumah sakit, 89 orang sudah dipulangkan, satu orang dirujuk ke RS Mojokerto, dan satu orang pulang tanpa perawatan medis.
Sementara, 49 santri lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
BNPB menyebutkan, sepanjang Jumat berhasil ditemukan delapan jenazah di sejumlah sektor pencarian, antara lain tempat wudhu (A2), sisi timur bangunan (A3), hingga area terpisah (A4).
Pembersihan puing terus dilakukan 24 jam penuh dengan dukungan Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, damkar, dan relawan.
Sektor pencarian dibagi menjadi empat area:
- A1: sisi depan bangunan yang masih terhubung dengan struktur utama.
- A2: area tempat wudhu dengan material runtuhan terbanyak.
- A3: sisi timur dengan timbunan beton tebal.
- A4: bagian terpisah namun tetap berisiko.
BNPB memastikan proses pencarian dan evakuasi korban akan terus dilanjutkan hingga seluruh santri ditemukan.
(*)















Komentar