KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZSfRoBVLM/
JURANEWS.ID, SEMARANG – Kondisi memprihatinkan dialami Basuki, warga Dukuh Bendosar, RT 02 RW 00, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Rumah yang selama ini ia tempati rusak parah setelah sebagian bangunannya ambrol akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Akibat kejadian itu, separuh bangunan rumah hilang terbawa tanah.
Yang tersisa kini hanya ruangan bagian depan yang kondisinya pun sudah retak dan tidak lagi aman untuk dihuni.
Meski demikian, Basuki terpaksa tetap bertahan di rumah berbahaya tersebut lantaran tidak memiliki tempat tinggal lain.
“Kemana lagi saya harus pergi? Ini satu-satunya rumah saya,” keluh Basuki.
Situasi ini menurutnya semakin diperburuk oleh proses pembangunan talut di sekitar lokasi, yang menurut Basuki justru menambah parah kerusakan rumahnya.
Ia kawatir pekerjaan talut membuat struktur tanah di sekitar bangunan kian labil.
Basuki berharap pemerintah Kota Semarang atau instansi terkait segera turun tangan untuk memberikan bantuan hunian sementara, perbaikan talut, maupun langkah penanganan darurat lainnya.
Hingga kini, warga sekitar juga khawatir longsor susulan bisa terjadi, mengingat kondisi tebing masih rawan dan belum ada penanganan permanen di lokasi.
(*)















Komentar