KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZS5mGjP7N/
JURANEWS.ID. UNGARAN – Kondisi Jalan Padang Raya Levangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, dikeluhkan pengguna jalan akibat dipenuhi material tanah vang berserakan di badan jalan.
Tanah tersebut diduga berasal dari aktivitas lalu lalang truk bermuatan yang kerap melintas di jalur tersebut tanpa pengamanan muatan yang memadai
Pantauan di lapangan pada Selasa (6/1) menunjukkan, lapisan tanah bercampur lumpur menutup sebagian permukaan aspal, terutama di titik-titik vang sering dilalui kendaraan berat Kondisi ini membuat jalan meniadi licin dan membahayakan keselamatan pengendara, khususnya pengendara sepeda motor.
Risiko kecelakaan semakin meningkat mengingat saat ini memasuki musim hujan. Air hujan vang bercampur tanah membuat permukaan jalan licin dan sulit dikendalikan, sehingga pengendara harus ekstra waspada saat melintas di kawasan tersebut.
Selain membahavakan keselamatan lalu lintas, material tanah vang berserakan juga menimbulkan dampak polusi udara. Saat cuaca kering, debu beterbangan akibat kendaraan yang melintas, mengganggu jarak pandang dan kualitas udara di sekitar jalan.
Warga sekitar mengeluhkan debu yang masuk ke rumah dan tempat usaha mereka. Kondisi ini dinilai berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia, karena dapat memicu gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas.
Warga menyebut, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal. Aktivitas truk bermuatan tanah atau material galian diduga menjadi penyebab utama, karena sisa muatan kerap tercecer di sepanjang jalan dan tidak segera dibersihkan.
Jalan Padang Raya Leyangan merupakan akses vital yang menghubungkan kawasan permukiman, pendidikan, dan aktivitas ekonomi warga. Dengan volume lalu lintas yang cukup padat, kondisi jalan yang kotor, licin, dan berdebu sangat berpotensi memicu kecelakaan serta memperparah pencemaran lingkungan.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pembersihan rutin serta penertiban terhadap kendaraan angkutan material.
Pengawasan terhadap kelayakan dan pengamanan muatan truk dinilai mendesak guna meminimalkan risiko kecelakaan dan dampak polusi udara terutama di tengah musim hujan dan cuaca yang tidak menentu
(*)












Komentar