KLIK LINK UNTUK MELIHAT VIDEO : https://vt.tiktok.com/ZSmkcJkEa/
JURANEWS.ID, UNGARAN – Warga terdampak tanah ambles di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang menginginkan penanganan dan perbaikan segera dilakukan meskipun lokasi tersebut telah dikunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Jumat (13/2/2026).
Hingga kini, area yang mengalami ambles hanya ditutup terpal untuk mengantisipasi hujan. Di lapangan, terlihat garis polisi dan kondisi tanah yang turun masih terlihat jelas, bahkan dilaporkan semakin meluas dan mengancam bangunan di sekitarnya.
Salah satu warga terdampak, Sukarno, menyampaikan bahwa proses penanganan sedang menunggu tahapan teknis dari instansi terkait. Perbaikan tidak bisa langsung dilakukan karena menurut informasi yang ia dapat perlu melalui proses pengukuran dan perencanaan pembangunan saluran air atau gorong-gorong.
“Dinyatakan bahwa perlu dilakukan pengukuran terlebih dahulu, mulai dari panjang gorong-gorong yang akan dibangun hingga penentuan jalur pembangunan. Perlu disiapkan gambar dan perencanaan yang lengkap sebelum pelaksanaan dapat dilakukan,” ujarnya, Senin (16/2).
Ia berharap progres pengukuran dan perencanaan tersebut dapat dipercepat, mengingat kondisi tanah masih labil dan musim hujan belum berakhir.
“Kami berharap penanganannya segera terealisasikan,” tambahnya.
Akibat amblesnya tanah, Ia terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Sukarno mengaku sementara ini tinggal di rumah tetangganya yang berada di belakang rumahnya.
“Sementara tinggal di belakang, di rumah tetangga,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa sebelumnya telah menerima bantuan dari kepolisian dan pihak lain, yang sebagian besar berupa kebutuhan konsumsi. Mereka berharap selain bantuan tersebut, segera juga dilakukan perbaikan konstruksi untuk mengatasi akar permasalahan tanah ambles.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya aktivitas perbaikan konstruksi di lokasi terdampak. Warga berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan langkah konkret setelah melakukan peninjauan, untuk mencegah kerusakan semakin parah dan menjamin keselamatan warga sekitar.
(*)











Komentar