PEMALANG, JURANEWS.ID – Perkembangan ekonomi digital membuka peluang baru bagi masyarakat usia produktif untuk memperoleh penghasilan melalui media sosial, marketplace hingga pemasaran produk unggulan lokal secara daring.
Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Pemberdayaan, Leo Efriansa, saat menjadi bagian dalam workshop digital marketing yang digelar di Hotel Regina Pemalang, Jumat (25/9/2026).
Leo mengatakan, perkembangan teknologi digital telah menghadirkan beragam peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Di antaranya menjadi pembuat konten, afiliator produk legal, mengelola toko digital, hingga memasarkan produk lokal melalui platform daring.
“Potensi inilah yang ingin kita optimalkan bersama,” ujar Leo.
Program tersebut diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat melalui Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu.
Program ini dikembangkan sebagai model penguatan ekosistem pemberdayaan masyarakat dengan mengintegrasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi digital.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Arif Ruba’i, mengatakan program serupa akan dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, peserta kegiatan dan pelaku usaha tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga akan memperoleh pendampingan, termasuk dalam hal pemasaran produk lokal.
“Produk-produknya kita kurasi dari seluruh Indonesia. Kita akan membantu menjual produk-produk lokal melalui jaringan yang sudah kita siapkan,” katanya.
Arif menambahkan, kolaborasi juga diarahkan untuk menghubungkan kebutuhan masyarakat Pemalang dengan produk dari daerah lain.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha lintas wilayah, bahkan hingga pasar internasional.
Sementara itu, Tim WorkFromDesa/RRI menyampaikan bahwa kegiatan di Pemalang merupakan workshop digital marketing sekaligus pilot project pemberdayaan masyarakat berbasis transformasi digital.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Kegiatan ini diarahkan untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas dengan memanfaatkan teknologi informasi dan ekonomi kreatif sebagai salah satu peluang untuk memperluas pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Peserta maupun produk yang mengikuti kegiatan telah melalui proses kurasi. Setelah kegiatan, para pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan serta dukungan pemasaran melalui jaringan yang tidak hanya mencakup Pemalang, tetapi juga jaringan nasional.
Pemkab Pemalang turut mendukung kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Pemalang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang, Dian Ika Siswanti.
(*)













Komentar