JURANEWS.ID, GAYO LUES – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memindahkan 38 kepala keluarga (KK) penyintas bencana yang sebelumnya masih menghuni tenda pengungsian ke fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Pemindahan ini dilakukan untuk memberikan tempat tinggal sementara yang lebih layak sambil menunggu pembangunan hunian sementara (huntara).
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau langsung fasilitas BLK serta kondisi para warga yang baru saja dipindahkan pada Rabu (11/3/2026). Para penyintas tersebut merupakan warga Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Menurut Suharyanto, pemindahan ke fasilitas BLK diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para penyintas, terutama menjelang perayaan Idulfitri. BNPB bersama pemerintah daerah berupaya memastikan para warga dapat menjalani aktivitas dengan lebih baik dibandingkan saat masih tinggal di tenda pengungsian.
“Sementara sampai huntaranya dibangun, paling tidak dua minggu sudah selesai. Agar tidak tinggal di tenda, jadi sementara di sini dulu. Nanti dibuatkan dapur umum, sudah dimasakkan sehingga warga tinggal makan saja supaya lebih nyaman,” ujar Suharyanto saat meninjau lokasi.
Selama menempati fasilitas BLK, BNPB memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar warga, mulai dari suplai air bersih hingga kebutuhan makan dan minum sehari-hari. Selain itu, BNPB juga menyalurkan bantuan bahan pokok serta bantuan non-pangan kepada para penyintas.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNPB turut didampingi Bupati Gayo Lues Suhaidi. Keduanya juga memastikan fasilitas BLK yang digunakan sebagai tempat pengungsian sementara dapat berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan warga.
BNPB juga mendorong pengiriman satu unit mobil dapur umum lapangan untuk mendukung penyediaan makanan bagi para penyintas. Mobil dapur umum tersebut dijadwalkan tiba di lokasi pada Sabtu pekan ini.
BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para penyintas serta percepatan pembangunan hunian sementara agar warga dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih permanen.
Usai melakukan kunjungan kerja di Gayo Lues, Kepala BNPB beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lhokseumawe, Aceh.
(*)








Komentar