JURANEWS.ID, SEMARANG – Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mulai bersiap menyambut arus mudik Lebaran 2026. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas menyiagakan berbagai fasilitas dan personel untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas, S. Joko, mengatakan pihaknya telah menggelar apel kesiapan posko angkutan Lebaran bersama para pemangku kepentingan pelabuhan yang dipimpin Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas.
Menurutnya, berbagai persiapan dilakukan mulai dari kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, hingga koordinasi operasional agar pelayanan kepada penumpang dapat berjalan lancar selama periode mudik.
“Seluruh tim di lapangan kami instruksikan memastikan layanan berjalan cepat, aman, dan nyaman, dengan standar operasi yang telah ditingkatkan khusus untuk periode angkutan Lebaran,” ujar Joko, Kamis (12/3/2026).
Dari sisi fasilitas terminal, Pelindo menyiapkan ruang tunggu dengan kapasitas sekitar 1.100 penumpang. Area parkir juga disediakan untuk menampung sekitar 200 mobil dan 100 sepeda motor milik calon penumpang.
Untuk mengantisipasi antrean panjang, terminal penumpang telah dilengkapi self service kiosk yang memungkinkan penumpang mencetak tiket secara mandiri sebelum memasuki ruang tunggu. Selain itu, sistem informasi digital juga dipasang untuk menampilkan jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal secara real time.
Pelindo juga mengantisipasi potensi rob yang kerap terjadi di kawasan pelabuhan. Untuk itu, perusahaan menyiagakan 54 pompa air dengan kapasitas masing-masing sekitar 300 liter per detik, serta enam pompa cadangan guna memastikan area pelabuhan tetap aman dari genangan.
“Isu rob di Tanjung Emas sudah kami antisipasi. Pompa yang kami siapkan siap bekerja untuk menjaga area pelabuhan tetap aman,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang kapal yang melalui Pelabuhan Tanjung Emas pada periode H-15 hingga H-10 Lebaran mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu.
Jika pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sekitar 9.000 penumpang, tahun ini jumlahnya telah mencapai sekitar 11.000 penumpang.
Pelindo memprediksi puncak arus mudik melalui pelabuhan akan terjadi pada H-2 Lebaran.
Untuk melayani penumpang, terdapat dua operator kapal yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Emas, yakni PT Dharma Lautan Utama dengan lima kapal serta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dengan empat kapal.
“Kami pastikan dermaga siap untuk penyandaran kapal serta seluruh fasilitas embarkasi dan debarkasi penumpang berjalan optimal,” ujar Joko.
Selain itu, Pelindo juga menyiagakan posko terpadu angkutan Lebaran yang melibatkan berbagai instansi terkait. Posko tersebut dilengkapi layanan kesehatan yang bersiaga selama 24 jam guna mengantisipasi kondisi darurat bagi penumpang.
“Kami juga menyiapkan fasilitas kesehatan yang standby 24 jam. Jika ada penumpang yang mengalami gangguan kesehatan, tim medis bisa langsung melakukan penanganan,” katanya.
Sebagai fasilitas tambahan, pengelola pelabuhan juga menyediakan berbagai sarana pendukung di area terminal, seperti kid zone untuk anak-anak, area UMKM, hingga penyediaan air mineral gratis bagi para penumpang.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pelindo berharap arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tanjung Emas dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
(*)








Komentar